logo


Fahri Hamzah Pertanyakan Pelarangan Aksi 112

Diketahui Polda Metro Jaya menyatakan, aksi 112 yang akan dilaksanakan sejumlah ormas tidak dibolehkan.

8 Februari 2017 15:30 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mempertanyakan kenapa aksi 112 yang rencananya akan digelar pada tanggal 11 Februari 2017 mendatang, pasalnya apabila merujuk UU penyampaian aspirasi di depan umum adalah hak semua warga Indonesia.

Diketahui Polda Metro Jaya menyatakan, aksi 112 yang akan dilaksanakan sejumlah ormas tidak dibolehkan. Aparat Kepolisian beralasan, bahwa aksi tersebut bertepatan dengan masa hari tenang pilkada. Namun demikian GNPF-MUI tetap akan melaksanakan kegiatan tersebut, meskipun sudah ada pernyataan larangan dari Kepolisian.

"Kenapa harus dilarang? Republik ini tak bisa lepas dari namanya politik. Yang dilarang adalah aksi anarkisme, kalau menyampaikan pendapat dan menyampaikan aspirasi itu hak semua warga negara yang dilindungi undang-undang," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (7/2).


Fahri Hamzah Beberkan Susunan Kepengurusan Partai Gelora, Siapa Saja?

Politisi PKS ini menjelaskan yang seharusnya dilarang apabila dalam aksi itu membuat keonaran yang mengancam NKRI, maka sudah selayaknya aparat penegak hukum untuk menggagalkan rencana tersebut.

"Apabila aksi itu hanya menggelar aksi jalan santai, zikir dan lainnya. Kenapa dilarang?," tutur Fahri.

Dalam hal ini, Fahri sangat berharap agar pemerintah khususnya aparat penegak hukum tidak menyikapi aksi 112 dengan berlebihan, pasalnya aksi ini hanya doa bersama untuk mendoakan agar Indonesia tetap utuh.

"Harusnya pemerintah terima kasih, bukan malah melarang. Aparat Kepolisian hanya perlu menjaga agar aksi tersebut berlangsung damai, tak perlu ditanggapi secara berlebihan," tutupnya.

Fahri Hamzah-Anis Matta Dirikan Partai Gelora, PKS: Jangan Ngacak-ngacak Lagi di Sini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah