logo


Rusun Milik Pemprov DKI Gunakan Absensi Elektronik

Penerapan absensi elektronik bertujuan untuk menghindari alih sewa rusun milik Pemprov DKI Jakarta yang diperuntukan bagi warga kurang mampu.

7 Februari 2017 13:15 WIB

Seorang anak bermain ayunan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTA) Rusunawa Pulogebang, Jakarta Timur, Jumat (26/2/2016).
Seorang anak bermain ayunan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTA) Rusunawa Pulogebang, Jakarta Timur, Jumat (26/2/2016). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penggunaan teknologi dalam pembangunan yang selalu disampaikan Pemprov DKI Jakarta dalam berbagai kesempatan kian menjadi nyata. Salah satu yang baru saja direalisasikan ialah penerapan absensi elektronik di seluruh rumah susun (rusun) milik DKI Jakarta dengan Kartu Jakarta One. Plt. Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono, telah meresmikan penggunaan absensi elektronik di rusun milik DKI Jakarta pada hari Selasa, tanggal 7 Februari 2017.

"Dengan mengucap bismillah,  implementasi absensi elektronik di lingkungan rusun secara resmi dimulai" ucap Soni saat peresmian yang dilakukan secara simbolik di Rusun Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat.

Soni menegaskan, penerapan absensi elektronik bertujuan untuk menghindari alih sewa rusun milik Pemprov DKI Jakarta yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu.


Sumarsono Ajak Puluhan Pengurus OSIS Lakukan Diskusi di Bus Wisata

Dengan sistem absensi elektronik, kata Soni, Pemprov DKI Jakarta bisa mengetahui identitas penghuni rusun agar tidak salah sasaran. Absensi elektronik Pemprov DKI Jakarta itu menggunakan Kartu Jakarta One, sebuah program Pemprov DKI Jakarta hasil kerja sama antara Bank DKI dengan Bank Indonesia. Selain digunakan untuk absensi, Kartu Jakarta One juga dapat dipakai penghuni rusun untuk naik Transjakarta gratis.

Direktur Bank DKI, Kresno Sediarsi, mengatakan, program ini sudah diimplementasikan sejak bulan Agustus 2016 lalu. Hingga kini tercatat 9.459 penghuni rusun yang telah melakukan registrasi absensi elektronik.

"Kira-kira sudah 70 persen dari total 13.731 penghuni rusun yang sudah menerapkan program ini. Kita juga sudah tempatkan 32 unit mesin absensi di 23 rusun," ucap Kresno.

Berkat Terobosan Anyar, Transjakarta Berhasil Tambah Jumlah Penumpang

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas