logo


Deretan Kasus Rizieq: Dari Dugaan Penistaan Agama Hingga "Chat Panas"

Kian dirundung banyak kasus, bagaimana nasib Habib Rizieq Shihab selanjutnya? Publik menunggu jawaban dan tindak lanjut Polri menangani berbagai laporan masyarakat terhadap Rizieq.

31 Januari 2017 19:37 WIB

Habib Rizieq.
Habib Rizieq. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kian tersangkut banyak kasus. Di penghujung Desember 2016, Rizieq dipolisikan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) dengan tuduhan dugaan penodaan agama. PMKRI mempolisikan Rizieq menyusul ceramahnya yang beredar di situs video Youtube.

"Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa," demikian penggalan kalimat Rizieq saat ceramah dalam sebuah acara di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu, 25 Desember 2016, yang dinilai PP PMKRI sebagai bentuk penodaan agama oleh Rizieq. Rizieq dinilai PMKRI telah mencederai perasaan umat Kristiani.

Kasus itu kini masih ditangani Polda Metro Jaya. Rizieq masih berstatus sebagai saksi dalam kasus itu.


Rizieq Ditunjuk Jadi Saksi Ahli MUI,Maruf: Saya Tak Ada Komunikasi dengan Rizieq Sebelumnya

Belum selesai kasus yang dilaporkan PP PMKRI itu, Rizieq juga dilaporkan oleh Jaringan Muda Anti Fitnah (JIMAF) atas tudaan penghasutan menyusul ceramahnya yang menyinggung soal mata uang berlogo 'palu-arit'. Ucapan Rizieq di muka publik itu dianggap berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Yang dilaporkan Habib Rizieq Shihab atas video ceramahnya mengenai uang yang disebutnya ada logo 'palu arit' yang dikonotasikan dengan simbol PKI," kata perwakilan JIMAF, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (8/1/2017). Kasus itu juga kini tengah ditangani Polda Metro Jaya.

Selain dua kasus itu, Rizieq juga ternyata berurusan dengan pihak kepolisian lantaran dilaporkan dengan tuduhan dugaan penodaan pancasila. Dalam kasus itu, pria yang bernama lengkap Muhammad Rizieq Shihab itu diduga telah melakukan pelecehan terhadap Pancasila sebagai lambang negara menyusul pernyataannya dalam ceramah yang berbunyi, "Pancasila Sukarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila Piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala" saat menggelar tablig akbar FPI.

Adalah Sukmawati Soekarnoputri yang mempolisikan Rizieq dalam kasus itu. Sukmawati melaporkan suami Fadlun bin Yahya itu ke Polda Jawa Barat. Penanganan kasus itu oleh Polda Jawa Barat pun berujung penetapan Rizieq sebagai tersangka.

Belum selesai hingar bingar penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat, kini Rizieq terseret dalam kasus rekaman "chat panas" antara dirinya dan Firza Husein. Firza Husein adalah Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC), sebuah Yayasan yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan Keluarga Cendana.

Firza sebenarnya juga sedang berstatus tersangka. Ia adalah salah satu yang ditangkap polisi sebelum Aksi Bela Islam, 2 Desember 2016 silam dengan tuduhan dugaan makar.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, "chat panas" Rizieq dan Firza merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan oleh tim patroli siber Polri. Dari beberapa potongan gambar percakapan yang tersebar, diketahui percakapan tersebut dilakukan pada Agustus 2016 atau tiga bulan sebelum aksi damai 411 digelar.

"Tentunya kita punya cyber patrol. Setelah adanya cyber patrol, kita menemukan beberapa akun yang diduga ada gambar pornografi, yang ada gambar di situ diduga adalah HR dan F," ungkap Argo, Senin (30/12017) di Mapolda Metro Jaya.

Argo pun memastikan akan memeriksa keduanya akan segera diperiksa. "Tunggu saja. Keduanya pasti akan diperiksa. Intinya kami masih menyelidiki ini. Nanti saksi ahli yang berbicara betul atau tidak," ungkap Argo.

Usut Tuntas Isu Perselingkuhan Habib Rizieq-Firza Husein!

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas