logo


Usung Wayang, Meggie Couture Siap Melenggang di Ajang Fashion Dunia

Memulai karier pada tahun 2008, wanita yang karib disapa Meggie ini pun menelurkan karya rancangannya bertajuk Zee Van Co.

31 Januari 2017 17:06 WIB

Desainer Meggie Hadiyanto (kedua kanan) berpose dengan para model yang menggunakan karya rancangannya seusai Konferensi pers Meggie Hadiyanto Couture di Jakarta, Selasa (31/1).
Desainer Meggie Hadiyanto (kedua kanan) berpose dengan para model yang menggunakan karya rancangannya seusai Konferensi pers Meggie Hadiyanto Couture di Jakarta, Selasa (31/1). Jitunews/Riana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kesuksesan seseorang diraih dengan kerja keras. Begitu juga dengan desainer Meggie Hadiyanto yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu orang di balik berkibarnya bisnis retail busana di mal-mal besar Indonesia.

Memulai karier pada tahun 2008, wanita yang karib disapa Meggie ini pun menelurkan karya rancangannya bertajuk Zee Van Co. Dan seakan tak puas diri, kini Meggie pun siap unjuk gigi dengan karya terbarunya yang lebih ekspresif lewat brand 'Meggie Couture'.


Pakai Boots Tanpa Ribet dan Makin Modis

Yang membanggakan, awal tahun 2017 ini, karya wanita kelahiran Surabaya 8 Februari 1976 ini pun siap ditampilkan di atas runway New York Couture Fashion Week, yang akan berlangsung pada Sabtu (11/2) di Crowne Plaza Times Square Manhattan di 'Crossroads of the World'.
Lantas, bagaimana awal mula kecintaan Meggie pada dunia fashion?

Sebelum mengecap kesuksesan besar seperti saat ini, ternyata wanita yang dari sejak kecil tertarik dengan sesuatu yang berhubungan dengan fesyen ini membangun karirnya dari nol. Awal mulanya Meggie menempuh pendidikan di Fakultas Teknik Industri, namun karena ia merasa itu bukan passion-nya, ia pun enggan melanjutkan pendidikannya tersebut.

"Kesukaan saya dengan dunia fashion itu sudah sejak kecil, suka gambar, emang passionnya di situ. Cuma waktu itu orang tua waktu itu kurang ‘merestui’ karena di pikiran mereka desainer itu sebatas ‘tukang jahit’. Meski saya sempat masuk Fakultas Teknik, karena saya gak suka, saya gak terusin. Akhirnya saya masuk Bunka School dan Esmod. Namun, seiring berjalan mereka mengerti, dan sekarang mereka sangat mendukung dan bangga akan hasil karya dan yang saya lakukan," ungkap Meggie saat ditemui Jitunews.com, di The Media Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (31/1).

Menyoal keikutsertaannya di ajang New York Couture Fashion Week, nantinya Meggie akan memamerkan desain andalannya berupa gaun malam. Tema yang diusung di setiap bajunya sendiri adalah Wayang. Meggie sendiri memilih wayang karena terinspirasi dengan tokoh Arjuna yang memiliki banyak istri, di mana para istri berlomba-lomba menjadi yang paling cantik dengan pakaian khasnya.

Di atas untaian kain-kain cantik, nantinya Meggie akan mendeskripsikan nilai-nilai dan tema cerita asmara, seni, budaya, dan warisan Tanah Air Jawa. Koleksinya kali ini memberi nuansa nan elegan dan glamor.

"Jadi saya membuat gaun ini seolah-olah untuk dipakai para dewi-dewi yang ingin tampil sempurna. Detail wayangnya juga berada pada bordir di kain disertai warna-warna bold agar semakin mendukung nilai kisah Arjuna," tutur Meggie.

Meggie mengaku bahwa dirinya telah mempersiapkan karyanya sejak medio September tahun lalu. Dan nantinya, dalam gelaran tersebut, Meggie akan menampilkan 15 busana andalannya di hadapan para desainer terkemuka, model, pemilik butik, media fashion, hingga para fashion bloggers dari berbagai negara.

"Nantinya ada 15 busana couture yang akan saya pamerkan dengan penggunaan bahan tule spider, spandex dan tule. semuanya diaplikasikan dengan bordir. Koleksi ini adalah paduan dress dan kebaya dengan cutting yang fit body," kata Meggie.

Tidak hanya itu, untuk melengkapi gaun malamnya agar lebih terlihat glamor, Meggie pun menambahkan aksesori kepala atau headpieces dengan tema wayang.

"Untuk aksesori dan headpieces-nya sendiri saya berkolaborasinya dengan Morphacio Body Art. Saya custom sesuai dengan desain baju saja," ucap Meggie.

Lalu, apa harapan Meggie usai mengikuti ajang bergengsi dunia semacam New York Couture Fashion Week ini? Meggie menjawab,

"Harapannya tentu untuk branding. Saya ingin masyarakat luar negeri itu tahu kalau fashion indonesia itu indah dengan paduan budayanya. Soal rencana ke depannya, after dari sana kita akan launching butik di Muara Karang, rencananya bulan Maret. Temanya sendiri bridal dan couture. Minta doanya saja ya," pungkas Meggie seraya tersenyum.

Terungkap! Inilah Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Kenyang Jika Belum Makan Nasi

Halaman: 
Penulis : Riana,Syukron Fadillah