logo


Pengusaha Karoseri Andalkan Pesanan dari Pemerintah

Pengusaha karoseri masih berharap pada pesanan pemerintah mengingat kondisi perekonomian di Indonesia masih lesu

31 Januari 2017 13:52 WIB

Ilustrasi Bus Rapit Transit (BRT) Trans Semarang.
Ilustrasi Bus Rapit Transit (BRT) Trans Semarang. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Pengusaha karoseri masih berharap pada pesanan pemerintah mengingat kondisi perekonomian di Indonesia masih lesu. Pengusaha karoseri juga mengandalkan pertumbuhan dan pengembangan kendaraan "trans".

Ketua Umum Askarindo, Sommy Lumadjeng, mengatakan tahun ini kemungkinan besar pesanan dari instansi pemerintah bakal turun karena Kementerian Perhubungan sebagai pelanggan karoseri tidak lagi punya program pemesanan seperti tahun lalu untuk pengadaan bus untuk dibagi rata ke seluruh Indonesia.

”Pemesanan dari instansi pemerintah memang besar. Paling banyak dari Transjakarta dan Kemenhub. Tahun lalu Menhub pesan 600 unit, total dari instansi pemerintah 1.000 unit. Tahun ini pengadaan sudah tidak ada lagi. Saya dengar cuma kendaraan-kendaraan perintis,” kata Sommy, di Jakarta.


BI Sebut Situasi Ekonomi Indonesia Tidak Seburuk yang Diprediksikan

Sommy menambahkan Transjakarta tahun ini bersiap belanja bus 2.000-an unit. Walau demikian, dirinya mengaku belum mengetahui siapa yang dapat dari tender di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah.

Di luar pesanan dari instansi pemerintah, Sommy mengaku bahwa karoseri sedang berusaha keras khususnya pada 2-3 tahun terakhir. Tahun ini pun diprediksi stagnan hanya mengandalkan instansi pemerintah yang masih bisa pegangan.

”Ini kan karena penurunan ekonomi global yang menyebabkan melemahnya daya beli. Karoseri berjalan berdasarkan pesanan atau yang belanja. Kalau yang belanja tidak ada, kami tidak mengerjakan apa-apa,” kata Sommy.

Kendati demikian, Sommy masih punya nada optimistis bahwa industri karoseri akan tumbuh. Hal senada diungkapkan Direktur PT Global Expo Management (GEM) Indonesia, Baki Lee, dia melihat perkembangan moda transportasi umum yang makin marak di daerah, sehingga masih ada potensi untuk industri karoseri bertumbuh. Selain Transjakarta, kini juga sedang berkembang kendaraan “trans” lain seperti TransSemarang, TransSurabaya, TransMedan, TransLampung, TransBali, dan TransYogya. Perkembangan kendaraan jenis tersebut masih dapat meningkatkan pertumbuhan industri karoseri.

 

Indonesia-Hungaria Jajaki Peningkatan Kerjasama Ekonomi

Halaman: 
Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq