logo


Program Rp 1 Miliar/RW Dikritik, Warga DKI: Janji Palsu! Mimpi!

Program Agus-Sylvi berpotensi melahirkan penyelewengan

31 Januari 2017 07:30 WIB

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut Dua, Djarot Saiful Hidayat, mengkritisi program Rp 1 miliar per RW yang dikumandangkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi). 

Menurut Djarot, Rp 1 miliar per RW merupakan nilai yang sangat tidak rasional. Sebab jika dihitung-hitung, program tersebut butuh dana Rp 2,7 triliun lebih. Ditambah lagi, nilai sebesar itu berpotensi menimbulkan penyelewengan baru. 

Djarot kemudian meminta tanggapan warga terkait program tersebut. "Menurut bapak serta ibu yang di sini, bagaimana dengan janji nomor satu (Agus-Sylvi), dengan janjinya Rp 1 miliar per-RW?" tanya Djarot, Senin (30/1), saat kampanye di Kampung Tugu, Cilincing, Jakarta Utara.


Antasari Dukung Ahok-Djarot, Djarot: Itu Penguatan untuk Melawan Ketidakadilan

"Tidak percaya! Penipu! Janji palsu! Mimpi!" teriak seorang warga.

Jawaban itu disambut warga lainnya yang juga tidak percaya akan janji manis program Agus-Sylvi itu. Seorang warga bahkan sontak berteriak, "Apabila program AHY-Sylvi Rp 1 miliar per-RW di DKI Jakarta akan melahirkan para koruptor."

Sorak-sorai berbalut pujian kemudian mengarah kepada Djarot. Wakil Gubernur DKI Jakarta non-aktif itu pun sumringah dan melemparkan senyum kepada warga.

Kampanye Akbar Ahok-Djarot, Megawati Soekarnoputri Kabarnya Bakal Turun Gunung

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro