logo


Ahok Manfaatkan Kesempatan Blusukan Ke Pulau Seribu Untuk Sosialisasikan Pengelolaan Kapal Oleh Transjakarta

Ahok berharap agar para pemilik kapal dapat membeli kapal dengan kualitas baik, sehingga memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan yang sesuai standar.

30 Januari 2017 13:09 WIB

Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat melakukan kampanye di Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (30/1).
Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat melakukan kampanye di Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (30/1). dok. Tim Pemenangan Ahok-Djarot

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam kegiatan blusukannya ke Kepulauan Seribu hari ini, Senin, tanggal 30 Januari 2017, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mencoba mensosialisasikan program Transjakarta untuk mengelola kapal penyeberangan ke Kepulauan Seribu.

Kepada salah satu pemilik kapal pribadi, Ahok menawarkan untuk mengambil alih kapal cepat tersebut guna dikelola secara resmi oleh Transjakarta dalam menyediakan transportasi laut berstandar ke sejumlah pulau di Kepulauan Seribu.

"Kita tawarin biar kapal ini diambil alih Transjakarta. Ada atau nggak ada penumpang, kita bayar per mil, jadi jalan terus. Ada gak ada penumpang jalan," ungkap Ahok di sela-sela perjalanan ke Kepulauan Seribu, Senin (30/1).

Ahok menyadari, pengelolaan transportasi laut di Jakarta saat ini memang belum maksimal. Oleh karena itu, dirinya tengah berencana untuk meningkatkan pelayanan tersebut sesuai standar yang diterapkan Transjakara.

"Kalau sekarang kan (kapal berangkat) nunggu penumpang. Kalau Transjakarta sekarang, ada gak ada penumpang kita bayar biaya per kilometer. Kapalnya bisa bagus," ujarnya.

Lebih lanjut Ahok berharap agar para pemilik kapal dapat membeli kapal dengan kualitas baik sehingga memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan sesuai standar. Sampai saat ini rencana tersebut masih terus dikaji sebelum akhirnya diresmikan.

"Kita tawarin yang punya kapal, beli kapal yang bagus dan lebih aman, kita kasih kredit bank. Bayarnya gimana? Kan kita bayar per mil sehingga bisa bayar, baru bagus. Kita lagi siapin itu," terang Ahok.

Seperti diketahui, hingga saat ini pariwisata di Kepulauan Seribu masih belum menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan seperti yang diharapkan. Hal tersebut banyak dipengaruhi oleh alat transportasi menuju ke sejumlah pulau di Kepulauan Seribu masih kurang diperhatikan.‎

Tim Pemenangan Ahok-Djarot Ubah Jadwal Kampanye di Rumah Lembang

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Marselinus Gunas