logo


Berkat Terobosan Anyar, Transjakarta Berhasil Tambah Jumlah Penumpang

Bila dihitung setiap harinya, terjadi peningkatan penumpang selama tahun 2016 sebesar 41 persen dibandingkan tahun lalu (2015)

25 Januari 2017 17:51 WIB

Bus Transjakarta di depan Monumen Selamat Datang, Bundaran HI.
Bus Transjakarta di depan Monumen Selamat Datang, Bundaran HI. Wikipedia

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Melalui terobosan penambahan armada serta peningkatan pelayanan, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berhasil menaikkan jumlah penumpang pada 2016 sebanyak 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang 2015 lalu jumlah penumpang bus Transjakarta mencapai 102,8 juta orang sementara pada 2016 ini jumlah penumpang mencapai sebanyak 123,7 juta orang.

Direktur Utama (Dirut) Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, bila dihitung setiap harinya, terjadi peningkatan penumpang selama tahun 2016 sebesar 41 persen dibandingkan tahun lalu (2015).


Transjakarta Hentikan Sementara Rute ke Cibubur Junction

“Tahun 2016, pertumbuhan penumpang kita luar biasa. Per hari tumbuh 41 persen dibanding tahun 2015. Untuk mengetahui berapa banyak pelanggan yang bisa kita angkut, kita tidak mau ukurannya per tahun, per bulan, tapi maunya pencapaiannya harian. Di situ akan dilihat peningkatan layanan kita,” kata Budi, melalui keterangannya, Rabu (25/1).

Menurut Budi, peningkatan jumlah penumpang tak hanya berkat penambahan armada dan rute-rute baru, akan tetapi disebabkan juga adanya berbagai macam program layanan yang diluncurkan PT Transjakarta.

“Kami tidak hanya melihat bagaimana Transjakarta memberikan layanan transportasi. Tetapi bagaimana bisa meningkatkan layanan bagi pelanggan. Kami ingin lebih dekat dengan para pelanggan kami. Makanya kami bikin program PAUD naik Transjakarta atau Transjakarta Symphoni yang kita lakukan beberapa waktu lalu,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph mengatakan, terjadi perubahan signifikan dalam peningkatan layanan dan pengembangan layanan saat Transjakarta mengubah konsep pengelolaannya menjadi transportasi berbasis bus rapid transit.

“Ada banyak hal yang harus kita ubah. Termasuk kenapa pemerintah harus hadir dalam usaha transportasi. Selama ini, perusahaan transportasi dikuasi oleh swasta, dan hasilnya kurang memuaskan. Hal itu dilihat dari banyaknya kecelakaan transportasi, kemacetan, dan tarif yang tidak sesuai dengan pelayanan,” kata Daud.

Seperti diketahui, Transjakarta telah menambah armada sebanyak 400 unit bus. Disamping itu terdapat penambahan rute baru sebanyak 42 rute baru di tahun 2016.

"Sebenarnya kita sudah tambah sekitar 600 unit, tapi 200 unit di antaranya menggantikan bus Transjakarta yang sudah tua dan dikandangkan. Total rute yang dilayani Transjakarta di tahun 2016 ada sebanyak 81 rute. Sementara di tahun 2015 hanya 39 rute saja," imbuh Daud.

Transjakarta Siapkan 200 Bus di Malam Tahun Baru 2017

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Christophorus Aji Saputro