logo


Sebut 'Allah Bukan Orang Arab' Ade Armando Ditetapkan Sebagai Tersangka

Hal itu ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (25/1).

25 Januari 2017 14:47 WIB

Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ade Armando
Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ade Armando Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Ade dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Hal itu ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/1).

"Iya dia tersangka," kata Kombes Pol Argo.


Bantu Korban Gempa, Tagana Asmat Terjun ke Palu

Ade sebelumnya dilaporkan oleh seorang netizen, Johan Khan, ke Polda Metro Jaya pada tahun 2016 lalu atas status di twitter @adearmando1 yang menyebut bahwa 'Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues.' 

Argo mengatakan, cuitan Ade tersebut dibuat pada tanggal 20 Mei 2015 lalu. Menurut Argo, sebelum Johan membuat laporan, Johan pernah meminta Ade meminta maaf secara terbuka. Namun sayangnya Ade enggan meminta maaf karena menurut Ade cuitannya tersebut tidak ada yang salah.

Atas laporan dugaan penodaan agama tersebut, Ade terancam dijerat Pasal 156a KUHP dan atau Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Praktik Prostitusi Online, Ade Armando Desak si ‘Pengguna’ Diekspos

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan