logo


Begini Cara Kementan Tangkal Serangan Hama Tanaman Pangan

Monitoring dilakukan di wilayah Karawang, Subang, dan Indramayu

25 Januari 2017 13:45 WIB

Petani memanen padi.
Petani memanen padi. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kementerian Pertanian (Kementan) hingga saat ini telah menerjunkan tim khusus guna melakukan monitoring terhadap serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada lahan pertanian di Kabupaten Karawang, Subang, dan Indramayu. Langkah monitoring itu dilakukan oleh pihak Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Berdasarkan hasil monitoring, memang benar telah terjadi peningkatan populasi dan intensitas serangan OPT yang penyebarannya cukup merata hampir di seluruh kecàmatan sentra produksi.

"OPT tersebut terutama WBC, penggerek batang padi, ulat grayak, blas, dan kresek," jelas Direktur Perlindungan Tanaman, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dwi Iswari, Rabu (25/1), di Jakarta.

Menurut Dwi, serangan OPT tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim yang mendukung (lembab dan hangat) dan ketersediaan makanan bagi OPT yang terus menerus.

Karena itu, sebagai langkah pencegahan penyebaran yang lebih luas, jelas Dwi, petugas POPT sudah diinstruksikan untuk siaga dan mengintensifkan pengamatan.

Sementara dalam hal pengendalian, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Dinas Pertanian Tanaman dan Hortikultura di tiga daerah tersebut melalui Brigade Proteksi Tanaman, terus melakukan gerakan pengendalian pada daerah-daerah endemis dan daerah-daerah yang peningkatan populasi OPT-nya cukup tinggi.

Strategi Jitu Kendalikan Hama Padi Secara Alami

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro