logo


Mentan Apresiasi Peningkatan Produktivitas Padi di Jateng

Mentan meyakini Jawa tengah akan terus menjadi pemasok beras ke Sumatera dan Kalimantan

25 Januari 2017 12:48 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan Gerakan Tanam Padi sekaligus meninjau pengembangan bawang merah di Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kamis (15/12).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan Gerakan Tanam Padi sekaligus meninjau pengembangan bawang merah di Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kamis (15/12). Humas Kementan

JAWA TENGAH, JITUNEWS.COM- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi kepada para petani dan para penyuluh pertanian lapangan yang ikut membantu dalam meningkatkan produksi padi di Jawa Tengah.

“Kita apresiasi kepada semua pihak para petani, penyuluh pertanian lapangan, dan semua pihak yang terus mendukung peningkatan produksi padi di Jawa Tengah,” kata Amran, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/1).

Lebih lanjut, Amran meyakini, dengan meningkatnya produksi padi, Jawa tengah akan terus menjadi pemasok beras ke Sumatera dan Kalimantan. "Ini (peningkatan) yang belum pernah terjadi dalam kurun waktu delapan tahun terakhir," tambah Amran.


Program SP3T Juga Sediakan Bibit Unggul Bagi Petani

Keyakinan itu semakin bertambah sebab dalam waktu dua bulan ke depan akan dipanen padi seluas 420 ribu ha dengan rata-rata produktivitas 6-8 ton/ ha.

"Ini juga baru terjadi dalam sejarah, di mana kita mampu mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 220 ha," kata Amran.

Amran juga menegaskan, capaian yang telah diperoleh merupakan karya seluruh anak Bangsa, bukan hasil kerja pribadi Amran atau Pemda semata, melainkan hasil sinergitas segenap komponen anak bangsa baik petani, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan.

Jaga Kesejahteraan Petani Jabar, Kementan Gulirkan Asuransi Pertanian

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro