logo


Tanjung Power Indonesia Bangun Pembangkit Baru  

Tanjung Power anak usaha Adaro Grup akan membangun pembangkit baru di Tabalong. Pembangkit listrik berkapasitas 2 X 100Megawatt tersebut bagian dari rencana merupakan konsorsium PT Adaro Power (AP) dan PT East-West Power Indonesia (EWPI).

24 Januari 2017 15:46 WIB

Tambang batu bara milik Adaro
Tambang batu bara milik Adaro adaro.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Tanjung Power anak usaha Adaro Grup akan membangun pembangkit baru di Tabalong. Pembangkit listrik berkapasitas 2 X 100Megawatt tersebut bagian dari rencana merupakan konsorsium PT Adaro Power (AP) dan PT East-West Power Indonesia (EWPI). Adaro Power menguasai 65 persen saham TPI, sementara East-West Power menguasai 35 persen sisanya.

PT Tanjung Power Indonesia (TPI) telah mencapai kesepakatan pembiayaan (financial closing) untuk proyek pembangkit listrik batubara berkapasitas 2 x 100 megawatt (MW) di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Pembangunan pembangkit listrik tersebut merupakan bagian Frast Track Program Project tahap 2 (FTP-2).

 


Direktur Adaro Energy Resmi Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir mengatakan, total investasi untuk proyek ini mencapai 545 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,25 triliun. Wakil Presiden Direktur Adaro Power Dharma Djojonegoro menjelaskan, untuk proyek pembangkit listrik ini, Tanjung Power Indonesia telah mendapatkan komitmen pembiayaan sekitar 422 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,6 triliun (kurs 13.300). Dharma mengatakan, proyek ini akan menjual listrik ke PT PLN (Persero) dengan perjanjian pembelian atau power purchase agreement (PPA) yang berlaku selama 25 tahun dari dan setelah beroperasi, atau commercial operation date (COD).

Lebih lanjut, skema pembiayaan pada proyek ini dilakukan dengan cara project finance. Dengan cara tersebut, pihak Korean Trade Insurance Corporation (KSURE) memberikan jaminan komprehensif sebesar kurang lebih 400 juta dollar AS, atau sebesar Rp 5,32 triliun.

 Dharma menuturkan, karena proyek ini termasuk dalam program 35.000 MW, maka pemerintah melalui Kementerian Keuangan memberikan jaminan berupa Surat Jaminan Kelayakan Usaha (SJKU). Surat jaminan ini menjamin kemampuan PLN untuk melakukan pembayaran kepada TPI sesuai ketentuan yang disepakati dalam PPA.

 

Pertamina Teken Kerjasama dengan Adaro Soal Energi

Halaman: 
Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq