logo


Luas Tambah Tanam Padi NTT Meningkat di Tahun 2016

Ani menjelaskan, bukan perkara enteng mewujudkan hal ini. Sebab, masyarakat di sana sempat menemui beberapa kendala.

23 Januari 2017 17:19 WIB

Areal persawahan.
Areal persawahan. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kerja keras Kementerian Pertanian (Kementan) dalam upaya peningkatan luas tambah tanam padi di NTT membuahkan hasil. Pasalnya hingga bulan Desember 2016 kemarin, total luas tambah tanam padi NTT mencapai 77.852 hektar, atau 99,8 persen dari target koreksi yang telah ditetapkan pemerintah. Yakni sebesar 78.042 hektar.

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur, Ani Andayani mengatakan, capaian tersebut naik 21 persen dibandingkan Desember 2015.

"Kalau dua tahun lalu masih sekitar 64.304 hektar," demikian kata Ani Andayani di Jakarta, Senin (23/1).


Mantap! Kementan Bakal Cabut Izin Produsen Pupuk dan Pestisida Curang

Ani menjelaskan, bukan perkara enteng mewujudkan hal ini. Sebab, masyarakat di sana sempat menemui beberapa kendala. Misalnya, saat memasuki Dasarian (10 hari) ke-2 di bulan desember, yang notabene seharusnya masa 'golden time' panen Air, terjadi pergeseran. Dengan kata lain, siklus tersebut bergeser dua hingga tiga Minggu pascadasarian ke-2 Desember.

"Hujannya belum merata bahkan ada yang tertunda seperti musim kemarau lagi dimana hujan baru mulai 13 januari di Sumba Timur, Kemudian benih padi yang telah disemai juga belum jadi ditanam," demikian katanya.

Mengatasi hal tersebut, Ani dan timnya lantas melakukan safari keempat Kabupaten di tiga pulau, pada 16 hingga 20 Januari. Yaitu Kabupaten Kupang di Pulau Timor, Sumba Timur di Pulau Sumba dan Manggarai Timur di Pulau Flores.

"Di sana kami memberi semacam 'doping' pupuk, untuk bibit petani yang memang sudah tumbuh sedikit melewati usia tanam," jelasnya.

Ani mengapresiasi seluruh stakeholder (para pemangku kepentingan) di NTT. Dia bersyukur lantaran semua pihak bisa saling bersinergi. Mulai dari petani, penyuluh, Babinsa hingga aparat TNI.

"Tanpa mereka, mustahil bisa teralisasi apa yang kamu programkan. Setiap kami menggelar rakor (rapat koordinasi), semua pihak sangat welcome,"pungkas Ani.

Brigade Alsin, Strategi Mentan Garap Lahan Rawa

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah