logo


Konsumsi Bright Gas di Solo Mulai Naik

Konsumsi Bahan Bakar gas non subsidi di solo mengalami kenaikan. Di wilayah Soloraya daerah yang telah menerima Bright gas baru Klaten,Solo,Sukoharjo

23 Januari 2017 16:25 WIB

duniamu.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan penjualan elpiji Bright Gas 5,5 Kilogram (Kg) terus mengalami kenaikan di Solo raya mengalami kenaikan. Hal ini menandakan masyarakat mulai meninggalkan elpiji bersubsidi tabung melon ukuran tiga kg.Wilayah di Solo Raya yang sudah menerima Bright Gas baru daerah Klaten, Sukoharjo dan Solo

“Konsumsi Bright Gas untuk wilayah Soloraya sekarang ini sekitar lima ribu tabung perbulan,” ujar Sales Eksekutif Elpiji Soloraya, Uki Atma Negara.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan salah satu tujuan perusahaan merilis produk Bright Gas 5,5 kg  untuk mengurangi konsumsi elpiji 3 kg yang mendapat subsidi pemerintah. Bambang mengemukakan saat ini perusahaan tengah memproduksi 240.000 tabung Bright Gas 5,5 kg untuk kota-kota yang telah menjadi wilayah distribusi produk itu.


Marak Penipuan, Masyarakat Diimbau Beli Gas Elpiji di Agen Resmi

Secara terpisah Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar memprediksi hingga tahun 2019 konsumsi gas akan mengalami kenaikan meskipun kenaikan prediksi tersebut tidak terlalu besar yakni hanya empat persen dari 2016 sebesar 60 persen menjadi 64 persen di 2019.

 

 

Waspada! Gas Elpiji 3 Kg Isi Air, Begini Cara Bedakan yang Asli dan Palsu

Halaman: 
Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq