logo


Kartu Tani, Masalah atau Berkah Bagi Petani Jateng?

Kartu Tani yang beberapa waktu lalu du luncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menuai masalah. Distribusi serta kebiasaan masyarakat yang perlu di rubah. Kartu tani menyimpan data petani bersangkutan beserta data pertanian di desa mereka, se

23 Januari 2017 14:32 WIB

Petani saat membersihkan gabah.
Petani saat membersihkan gabah. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kartu Tani yang beberapa waktu lalu du luncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menuai masalah. Distribusi serta kebiasaan masyarakat yang perlu di rubah.

Kartu tani menyimpan data petani bersangkutan beserta data pertanian di desa mereka, seperti kepemilikan lahan, hasil panen, dan stok komoditas.Selain itu Kartu Tani juga digunakan untuk menebus pembelian pupuk bersubsidi dengan menggandeng BRI dan Kelompok Tani setempat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan sebanyak 239.856 kartu telah dibagikan kepada petani, kemudian 828.832 kartu siap dibagikan di bulan Januari 2017 dan 681.100 kartu sedang dalam proses.


Tangkal Penyimpangan Distribusi Pupuk Dengan Kartu Tani

“Kartu tani ini sebagai basis data untuk mengambil kebijakan publik dan BUMN dengan sinerginya akan membantu, maka Jateng cukup beruntung,” katanya. Ganjar menambahkan, bagi petani tidak mempunyai kartu tani, nantinya tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi atau kemudahan lainnya seperti mendapatkan Kredit Usaha Rakyat. “Sekarang tinggal mau menerima subsidi atau tidak yang harganya murah, kalau mau mendapatkannya petani harus mendaftar,” katanya.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengatakan dengan peluncuran Kartu tani ini ada beberapa permasalahan yang harus dicari solusinya. Salah satunya adalah aspek pemanfataanya masih belum bisa dipahami masyarakat secara luas. Selain itu juga tenggat waktu sampai bulan April pencetakan dan penyebaran kartu tani harus selesai juga menimbulkan permasalahan baru yang tak kalah peliknya.

"Lha kalau ada batasan sampai April kan jadi masalah, gimana nasib yang tidak punya kartu ini, berarti tidak dapat pupuk non subsidi, karena kartu tani salah satu fungsinya untuk ambil pupuk non subsidi," ungkapnya,

Selain tenggat waktu pendistribusian Kartu Tani, salah satu kendala menurut Joko Sutopo adalah kultur budaya masyarakat terlebih petani kecil telah terbiasa menabung berbentuk raja kaya dan diganti dengan menabung di bank juga sangat sulit dan membutuhkan waktu

 

Bersama BRI, Sragen Bakal Luncurkan Kartu Tani

Halaman: 
Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq