logo


Begini Cara Warga Solo Hadapi Berita Hoax

Dalam waktu dekat komunitas ini berencana untuk semakin gencar dalam mensosialisasikan seputar pentingnya pemberantasan hoax di kota Surakarta.

22 Januari 2017 15:07 WIB

Setelah sukses menunjukan eksistensinya pada masyarakat di car free day Minggu 8 Januari 2017 lalu yang pada saat itu hadir pula walikota, kyai dan tokoh tokoh masyarakat kota Surakarta lainya, komunitas masyarakat anti hoax Soloraya kembali mengadakan diskusi terbuka bertajuk “kolaborasi dan sinergi komunitas untuk melawan berita bohong” di pakem (pasar kembang) lantai 2, Sabtu (21/1).
Setelah sukses menunjukan eksistensinya pada masyarakat di car free day Minggu 8 Januari 2017 lalu yang pada saat itu hadir pula walikota, kyai dan tokoh tokoh masyarakat kota Surakarta lainya, komunitas masyarakat anti hoax Soloraya kembali mengadakan diskusi terbuka bertajuk “kolaborasi dan sinergi komunitas untuk melawan berita bohong” di pakem (pasar kembang) lantai 2, Sabtu (21/1). Rofiq Hudawiy

SOLO, JITUNEWS.COM - Setelah sukses menunjukan eksistensinya pada masyarakat di car free day, Minggu 8 Januari 2017 lalu yang dihadiri walikota Surakarta, ulama dan tokoh masyarakat , komunitas masyarakat anti hoax Soloraya kembali mengadakan diskusi terbuka bertajuk 'Kolaborasi dan sinergi komunitas untuk melawan berita bohong' di Pakem (pasar kembang) lantai 2, Sabtu (21/1).

Puguh Tri, salah satu relawan masyarakat anti hoax Solo Raya yang malam itu menjadi narasumber menjelaskan bahwa komunitas ini terbentuk karena ada beberapa orang yang mempunyai visi dan misi yang sama.

"Kita di sini memiliki kegelisahan yang sama yaitu terhadap semakin maraknya berita hoax akhir akhir ini, berangkat dari situlah kami yang awalnya tidak saling kenal juga dari berbagai latar belakang yang berbeda dan hanya lewat grup Facebook saja dapat berkonsolidasi hingga menjadi sekarang ini," papar Puguh Tri.


Tepis Kabar Mamah Dedeh Meninggal, Yusuf Mansur: Khas Indonesia, Gak Mau Baca Langsung Share

Dalam waktu dekat komunitas ini berencana untuk semakin gencar dalam mensosialisasikan seputar pentingnya pemberantasan hoax di kota Surakarta bekerja sama dengan instansi pendidikan, komunitas komunitas lain dan tentunya masyarakat secara umum agar kota Surakarta khususnya dan Indonesia dapat terbebas dari berita hoax.

"Dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan sosialisasi di instansi instansi sekolah, kampus, pesantren dan kelompok masyarakat di kota Surakarta dan sekitarnya, bahkan ada beberapa instansi yang sudah meminta bekerja sama dengan kami. ya semacam road show sebagai komitmen kita memberantas hoax yang kian merajalela," jelas Niken, koordinator komunitas masyarakat anti hoax Solo Raya.

Terkuak Motif Penyebar Hoax Video Syur Mirip Syahrini, Kebencian Hingga...

Halaman: 
Penulis : Rofiq Hudawiy, Syukron Fadillah