logo


Industri Was-Was Serbuan Baja Impor Tiongkok

Produksi baja Tiongkok saat ini mencapai 24 juta ton.

27 November 2014 06:53 WIB

serbuan baja impor
serbuan baja impor

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Baja impor dari Tiongkok dikuatirkan akan menyerbu pasar Indonesia karena di negeri itu sedang surplus produksi baja. Hal ini yang membuat industri baja merasa was-was.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim, Kamis (27/11) di Jakarta mengatakan, produksi baja Tiongkok saat ini mencapai 24 juta ton. "Mereka sudah kelebihan produksi dan tenntunya daya serapnya kan terbatas," katanya.

Menurut Irvan, Tiongkok akan melihat negara Asia Tenggara termasuk Indonesia untuk menjadi pasar utamanya. "Pemerintah setempat sebetulnya sudah mengantisipasi kelebihan baja tersebut dengan pengendalian suku bunga agar konsumsi terhadap sektor infrastruktur semakin tinggi," katanya,.


Berpotensi, Grup Artha Graha Incar Sektor Baja

Selain itu, Irvan secara khusus menyebut industri otomotif sebagai salah satu peluang yang harus ditindaklanjuti secara serius.

"Sebab ada kecenderungan para prinsipal yang kebanyakan dari Jepang itu mengutamakan impor dari sana langsung ketimbang menggunakan dari sini. Itu tantangannya," katanya.

Soal Masalah di Sektor Pertambangan, IMA: Itu Bisa Diatasi

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid