logo


Lampung Kuasai Ekspor Buah Pisang Sepanjang 2016

Ekspor tersebut telah mencakup 16 negara di dunia

19 Januari 2017 10:02 WIB

Salah satu pisang eksport yang diproduksi oleh PT Nusantara Tropical Farm (NTF) Lampung
Salah satu pisang eksport yang diproduksi oleh PT Nusantara Tropical Farm (NTF) Lampung Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ekspor buah pisang segar hasil produksi petani pisang di Lampung mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir. Terlebih, posisi ekspor pisang kini bertengger di urutan kedua dalam kategori ekspor buah-buahan sepanjang 2016 dengan angka mencapai 17,4 juta ton.

Berdasarkan catatan Kementerian Pertanian, pada 2016 buah pisang segar menjadi komoditas ekspor buah-buahan kedua terbesar di Indonesia. Jumlahnya mencapai 85 persen, dan Lampung menjadi pengekspornya.

“Tercatat 16 negara tujuan ekspor buah pisang asal Lampung dengan volume ekspor mencapai 17,4 juta ton.” terang Stefanus Manukiley, salah satu eksportir pisang segar asal Lampung, Selasa (17/1/2017).


Mantap! Panen Jagung di Gunungkidul Berjalan Sukses

Sebanyak 16 negara menjadi tujuan ekspor pisang asal Lampung. Negara tersebut di antaranya Timur Tengah, Malaysia, Iran, China, dan Korea Selatan.

Sementara itu, pihak pengekspor pisang tersebut meliputi dua eksportir besar perusahaan, yaitu PT Nusantara Tropical Farm (NTF) di Kabupaten Lampung Timur, dan PT Great Giant Pinneapple Co.(GGPC) di Kabupaten Lampung Tengah.

Salah satu upaya meningkatkan kualitas produksi pisang, sebagian besar eksportir pisang di Lampung melakukan pembibitan secara mandiri dan ketat. Wujud nyatanya yaitu dengan membuat kebun pembibitan sendiri dan tidak mencari bibit dari luar wilayah penanaman.

Melalui upaya tersebut, diharapkan ekspor pisang bisa meningkat dua kali lipat di 2020.

"Eksportir menargetkan ekspor pisang segar asal Lampung pada 2020 akan meningkat dua kali lipat dibanding 2016." imbuh Stefanus.

Sebagai wujud dukungan, pemerintah akan berupaya mempercepat administrasi ekspor buah-buahan segar di 2017 dengan cara merintis kerja sama bilateral dengan negara tujuan ekspor.

Orasi Ilmiah, Edi Santoso Bicara Soal Pangan Lokal di Era Milenium

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama