logo


Ini Jawaban Agus Yudhoyono Soal Ormas Intoleran

Putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu mengingatkan, Indonesia merupakan negara hukum yang kehidupan kewarganegaraanya diatur dalam aturan hukum yang berlaku.

18 Januari 2017 20:47 WIB

Kampanye Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono.
Kampanye Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono. Instagram @agusyudhoyono

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Munculnya opini tentang adanya perilaku organisasi masyarakat (Ormas) yang dianggap intoleran telah memantik reaksi dari berbagai kalangan. Calon Gubernur DKI Jakarta dari pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga tak ketinggalan untuk mengomentari hal itu.

Putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu mengingatkan, Indonesia merupakan negara hukum yang kehidupan kewarganegaraanya diatur dalam aturan hukum yang berlaku.

"Prinsipnya ini negara hukum, apapun itu harus kembali didudukkan pada norma-norma hukum yang berlaku di negara ini," tutur Agus di di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2017).


Dimentori SBY, Agus-Sylvi Siap Berlaga di Debat Resmi

Menurut Agus, tidak seorang pun termasuk organisasi yang kebal terhadap hukum.

"Tetapi semua itu harus dilihat konteksnya jadi pasti ada alasan-alasan mengapa kelompok masyarakat atau organisasi melakukan sesuatu," kata Agus.

Untuk mencegah dan mengatasi hal itu, lanjut Agus, pemerintah perlu menjembatani komunikasi lintas elemen masyarakat, khususnya antara elemen masyarakat yang berselisih paham.

"Kita ingin meyakinkan ke seluruh warga Jakarta bahwa kemajemukan merupakan kekuatan kita dan kita bisa hidup harmoni tanpa harus menjadi homogen," kata Agus.

Agus juga mengingatkan diperlukan forum dialog antar identitas. Identitas di sini bukan hanya agama, tetapi lainnya.

Agus Yudhoyono Klaim Punya Strategi Khusus Hadapi Ahok saat Debat

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas