logo


Selain Novel, Tim Kuasa Hukum Ahok Juga Akan Laporkan 3 Saksi Palsu Lain

Meski harus dilaporkan satu persatu pihaknya menargetkan akan segera melaporkan para saksi palsu tersebut pada minggu ini, dengan pertimbangan saksi yang dinilai bersikap paling tidak jujur di persidangan yang akan dilaporkan terlebih dahulu.

17 Januari 2017 17:34 WIB

Anggota kuasa hukum Ahok Humprey R. Djemat.
Anggota kuasa hukum Ahok Humprey R. Djemat. Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usai melaporkan Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Novel Chaidir Hasan ke Polda Metro Jaya, tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga akan melaporkan  tiga saksi pelapor lainnya yang juga dianggap telah memberikan kesaksian yang tidak benar.

Anggota kuasa hukum Ahok Humprey R. Djemat mengatakan, sebelum melakukan pelaporan, pihaknya akan terlebih du meminta kepastian pada majelis hakim untuk menyatakan bahwa keterangan yang disampaikan saksi pelapor adalah palsu

"Kalau ternyata saksi memberikan keterangan yang tidak benar, kita minta pada hakim, pertama dinyatakan sebagai saksi palsu. Kedua, kita akan lapor pada pihak yang berwajib seperti yang kita lakukan pada novel," ungkap Humprey di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).

Humprey mengaku, setidaknya sampai saat ini ada empat saksi pelapor yang dinilainya telah memberikan keterangan palsu baik dalam berkas acara perkara (BAP) atau persidangan kasus dugaan penodaan agama.

"Pertama, novel. Kedua, ibu irena handono. Belum lagi Habib Muchsin, karena katanya banyak sms dan telp dari kep seribu. Tapi berdasarkan pengecekan kita, ini tidak bisa dipertanggung jawabkan. Lalu ada Willyudin," ujarnya.

Sementara itu diantara keempat orang saksi pelapor tersebut, menurut Humprey baru Habib Novel yang secara resmi dilaporkan oleh tim kuasa hukum ke Polda Metro Jaya.

"Baru novel, kemarin (16/1). Pasti (dilaporkan) semua yang terungkap (palsu) di pengadilan harus ada proses hukumnya," pungkasnya.

Sementara itu anggota tim kuasa hukum Ahok, Teguh Samudera menambahkan, meski harus dilaporkan satu persatu pihaknya menargetkan akan segera melaporkan para saksi palsu tersebut pada minggu ini, dengan pertimbangan saksi yang dinilai bersikap paling tidak jujur di persidangan yang akan dilaporkan terlebih dahulu.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini kita sudah lapor, paling telat hari senin. Nanti kita pilih dari prioritas sekian banyak (saksi) yang paling kuat siapa," tegasnya.

Jika Saksi Terbukti Berikan Keterangan Palsu, Tim Kuasa Hukum Ahok Siap Tempuh Upaya Hukum

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Marselinus Gunas