logo


Warga DKI Inginkan Gubernur Baru dan Tak Rela Dipimpin Oleh Seorang Terdakwa

Hal itu disampaikan oleh perwakilan dari LSI, Ardian Sopa dalam sebuah jumpa pers dengan media, Selasa 17 Januari 2017.

17 Januari 2017 16:36 WIB

Rilis survei LSI Denny JA.
Rilis survei LSI Denny JA. Jitunews/Syukron Fadillah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Warga Jakarta disimpulkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melalui hasil surveinya, tak menghendaki dipimpin oleh seseorang yang menyandang status sebagai terdakwa.

Dalam variabel pertanyaan kepada responden tentang, apakah bapak/ibu rela atau tidak rela jika gubernur terpilih adalah seorang terdakwa penista agama? Dari 880 responden yang diteliti, 60,4 persen menyatakan tidak rela jika gubernur terpilih adalah seorang terdakwa penista agama.

Hal itu disampaikan oleh perwakilan dari LSI, Ardian Sopa dalam sebuah jumpa pers dengan media, Selasa 17 Januari 2017.


Kasus Reklamasi Terlantar, Gempar: Kami Minta KPK Tangkap Ahok, Aguan, dan Sunny

Sebelumnya, LSI dalam penelitiannya yang dilakukan pada 5-11 Januari 2017 juga menanyakan kepada respondennya, apakah bapak/ibu mendengar atau tidak mendengar Ahok kini menjadi terdakwa penista agama? Sebanyak 85, 90 persen mengaku telah mendengar atau mengetahuinya. Hanya 6,10 persen saja yang tidak mengetahuinya dan sisanya sebanyak 8 persen tidak tahu atau pun tidak menjawab.

Sedangkan terkait pertanyaan, apakah rela dipimpin oleh seorang gubernur berstatus terdakwa? Sebanyak 17,8 persen menyatakan rela dan 21,8 persen bersikap tidak tahu atau pun tidak menjawab.

Kemudian terkait dengan pertanyaan, apakah warga Jakarta menginginkan gubernur baru atau gubernur yang lama? Sebanyak 58,4 persen secara tegas menyatakan ingin memiliki gubernur yang baru. Hanya sebanyak 26,4 persen saja yang masih menghendaki DKI Jakarta ini tetap dipimpin oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sidang Ahok Hari Ini, JPU Hadirkan 4 Saksi yang Memberatkan, Siapa Saja?

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan