logo


Program SP3T Juga Sediakan Bibit Unggul Bagi Petani

Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) digadang-gadang menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas padi serta peningkatan kesejahteraan petani.

16 Januari 2017 16:49 WIB

Wakil Dirut PT Biogene Plantation Nasikin saat pameran Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1).
Wakil Dirut PT Biogene Plantation Nasikin saat pameran Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) digadang-gadang menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas beras serta peningkatan kesejahteraan petani. Bagaimana tidak? SP3T yang merupakan gagasan dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ini, tidak hanya memberikan pendampingan kepada petani, namun SP3T juga menyediakan bibit unggul pula agar produksi beras petani semakin meningkat.

"Ini solusi untuk petani," ujar Gatot Nurmantyo di Gedung Gatot Soebroto, Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1).

Ada beberapa macam benih yang nantinya bakal ditanam oleh para petani. Benih tersebut yakni varietas Japonika yang masa panennya hanya butuh waktu selama 3 bulan dengan jumlah anakannya mencapai 21 batang.


KKP-FAO Lakukan Training untuk Percepat Perluasan Area Minapadi di Indonesia

Selain itu, SP3T juga menyediakan benih unggul Sembada B9 dengan jumlah anakan mencapai 30 batang dengan waktu panen yang singkat.

"Ada juga Sembada B9, Sembada 188, dan Sembada 168," ujar Nasikin Wakil Dirut PT Biogene Plantation, saat pameran Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1).

Dengan penggunaan benih unggul tersebut, jelas produksi beras bakal melonjak tinggi. Pasalnya bibit unggul tersebut menghasilkan jumlah gabah yang banyak namun dengan waktu tanam yang singkat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garda Nusantara Sejahtera, Bagus Heri Wiwoho, yang juga merupakan holding program Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T), mengatakan bahwa program SP3T sangat membantu para petani terutama dalam melakukan serapan gabah petani.

"Yang kami lakukan saat ini adalah bagaimana menjaga gabah petani agar setelah panen raya padi langsung di serap oleh SP3T dan kemudian di giling dan di salurkan ke Bulog," kata Bagus saat ditemui di Mabes TNI Cilangkap, senin (16/1).

Lebih lanjut, Bagus mengatakan bahwa saat ini adalah gabah yang dihasilkan petani langsung dibeli oleh SP3T.

Diplomasi Kopi Presiden Jokowi

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan