logo


Kisah Kepala BNN yang Diabaikan Anies soal Kurikulum Pencegahan Narkoba

Temuan kasus narkoba pada makanan anak TK beberapa waktu lalu membuka ingatan publik pada kurikulum pencegahan narkoba yang diusulkan Kepala BNN

16 Januari 2017 14:05 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Jumat (9/12).
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Jumat (9/12). Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) temukan lima kasus makanan dan minuman yang dikonsumsi anak TK telah terjangkit narkoba beberapa waktu lalu.

Temuan tersebut diungkapkan oleh Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso di sela-sela acara pengukuhan relawan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kamis (12/1/2017).

Kasus temuan ini sontak mengingatkan masyarakat soal program pencegahan narkoba untuk siswa sekolah yang dipaparkan oleh Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso beberapa waktu lalu.


Waspada! BNN Temukan Makanan Anak TK Dicampur Narkoba

Sejak menjabat sebagai Kepala BNN, Budi Waseso langsung memaparkan berbagai program mulai dari pencegahan hingga pemberantasan narkoba.

Salah satu program tersebut menyoal tentang pencegahan narkoba untuk siswa sekolah. Pria yang akrab disapa Buwas itu bahkan sudah membuat kurikulum khusus untuk sekolah yang dapat digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.

Sayangnya, kata Buwas, usulan tersebut tidak mendapat respon dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, yakni Anies Baswedan terkait kurikulum yang diajukan Buwas.

"Bahkan, mohon izin juga kepada Menkopolhukam bahwa kami sudah membuat buku untuk dimasukkan ke kurikulum, SD, SMP, SMA, semenjak saya tiga bulan jadi Kepala BNN. Dan sudah saya serahkan ke Mendikbud yang lama dan Menteri PMK. Tapi 2016 ternyata tidak masuk ke dalam kurikulum," ujar Buwas beberapa waktu lalu.

Padahal, ungkap Buwas, salah satu cara ampuh memberantas narkoba yaitu dengan memasukkan pendidikan mengenai bahaya narkoba melalui kurikulum di sekolah.

Dirinya pun berharap, ke depannya pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi perhatian lebih terhadap hal tersebut.

Buku 'A Man Called Ahok' Tepis Tudingan Ahok Menistakan Agama

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama