logo


Sebentar Lagi, NTT Punya Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut

Sekarang ini sedang diuji coba untuk di Suramadu dan Selat Sunda

26 November 2014 13:09 WIB

Turbin Tenaga Arus Laut (Istimewa)
Turbin Tenaga Arus Laut (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Energi arus laut bisa dikonversikan menjadi energi listrik dengan efisiensi yang cukup tinggi. Turbin arus laut dapat dijadikan sebagai salah satu sumber pembangkit listrik energy terbarukan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Indoensia.

Sebagai negara kepulauan Indonesia memiliki banyak pulau dengan selat-selat yang memiliki kecepatan arus laut yang sangat besar, terutama di wilayah Indonesia bagian timur. Kecepatan arus laut ini kemudian dapat dimanfaatkan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL).

“Sekarang ini sedang diuji coba untuk di Suramadu dan Selat Sunda. Sebelumnya sudah diuji coba dan berhasil di Lombok, NTT sejak tahun lalu,” ungkap Researcher Perkapalan Indonesia Hydrodinamic Laboratory, Arifin saat dijumpai Rabu (26/11) di Pameran Marintec Indonesia di Jakarta.


Jerman Tertarik Kembangkan Energi Alternatif

Kementerian Riset dan Teknologi bekerja sama dengan Kementerian Kemaritiman sejak tahun lalu membuat prototype sebagai uji coba energi terbarukan ini. Untuk saat ini, karena masih masa uji coba PLTAL baru bisa melayani satu desa yang ada di Lombok, NTT.  Rencananya prototype sengaja dibuat lebih banyak sehingga menghasilkan arus listrik yang juga lebih besar, sampai 10 kilowatt untuk mencakup lebih besar wilayah Nusa Tenggara.

Arifin menyatakan, “Kita harus studi kelayakan dulu, dari potensi arus lautnya. Kan ada batas minimumnya. Harus ada minimal 1 meter per detik. Diatas itu sudah tidak layak.”

Hal ini perlu dilakukan mengingat tidak semua wilayah Indonesia, lautnya memiliki arus yang memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai sumber pembangkit listrik. Semakin cepat arus lautnya akan lebih bagus karena semakin banyak menghasilkan arus listrik.

Energi arus laut ini dirasa sangat sesuai diaplikasikan di Indonesia mengingat Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Selain itu juga sifatnya yang ramah lingkungan, terbarukan dan berkelanjutan juga menjadi nilai tambah.

 

Kulkas dan AC Boros Energi Dilarang Beredar

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan