logo


Taruna STIP Tewas, Keluarga Sebut Ada Kekerasan di Dada dan Ulu Hati

Seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Amirullah meninggal dunia diduga dianiaya senior.

11 Januari 2017 11:36 WIB

Ilustrasi tindak kekerasan.
Ilustrasi tindak kekerasan. JITUNEWS/Bobby PSM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) bernama Amirullah Adityas Putra meninggal dunia diduga akibat dari penganiayaan yang dilakukan oleh senior. Polisi masih melakukan autopsi terhadap jenazah korban di RS Polri, Jakarta Timur.

Keluarga korban sudah mendapat penjelasan mengenai dugaan kekerasan yang dialami Amirullah.

"Kata penyidik, ada kekerasan di bagian dada, ulu hati lebam. Menurut penyidik, tidak ada luka tusuk, hanya lebam saja. Saya foto wajahnya juga lebam," kata paman Amirullah, Nur Arifin di RS Polri, Jaktim, Rabu (11/1/2017).


Soal Kasus Perundungan dan Kekerasan, Jokowi: Penegakan Hukum yang Keras

Nur Arifin menjelaskan bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut dari  saudara kembar Amirullah yang bernama Amarullah Adityas Putra sekitar pukul 04.00 WIB pagi.

Keluarga saat ini tengah menunggu hasil autopsi jenazah Amirullah. Pihak keluarga menunggu penyerahan jenazah agar dibawa pulang untuk dimakamkan. 

 

 

Sementara itu, Kapolres Jakarta Utara Kombes Awal Chaeruddin mengatakan, saat ini polisi telah mengamankan 5 orang yang diduga merupakan pelakunya.

"Lima orang taruna senior STIP diduga kuat sebagai pelaku yang mengakibatkan meninggalnya korban," jelas Kombes Awal kepada wartawan, Rabu (11/1/2017).

Kopda Muslimin Ditemukan Tewas, Berkali-kali Suruh Orang Bunuh Istri

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama