logo


Ganjar Pranowo : Dinasti Politik Salahnya di Mana?

Ganjar menilai pimpinan daerah dari dinasti politik tidak perlu dipersoalkan

9 Januari 2017 10:08 WIB

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menilai dinasti politik sebagai pimpinan daerah merupakan hal yang tidak perlu dipermasalahkan. Dia menyatakan bahwa dinasti politik menjadi sesuatu yang wajar.

"Sekarang saya tanya, dinasti politik itu salahnya di mana? Coba dijelaskan," ucap Ganjar Pranowo di sela-sela pengarahan kepada ASN terkait 'Makelar Jabatan di Lingkungan Pemerintahan' di Brebes, Jawa Tengah, Minggu (8/1/2017).

Ganjar menilai pemimpin daerah yang berasal dari dinasti politik dapat terpilih sebab mendapat dukungan dari rakyat saat pemilihan kepala daerah. Oleh karena itu, menurut Ganjar, dinasti politik tidak perlu dipermasalahkan.


Mengungkap Dinasti Politik di Kabupaten Klaten Selama 15 Tahun Terakhir

"Begini ya, kalau kita bicara dinasti politik tapi nyatanya dipilih sama rakyat, gimana?" Ganjar menanyakan.

Ganjar berpesan kepada masyarakat agar tidak terlalu mempersoalkan adanya dinasti politik.

"Yang perlu ditekankan itu, dinasti yang mau terjun ke politik mau belajar tidak, sehingga punya kapasitas. Selain itu, juga harus ada edukasi kepada publik. Berani tidak menolak duit kalau itu memakai money politics? Jadi jangan menyalahkan (dinasti politik). Demokrasi memang seperti ini," jelas Ganjar.

KPK Ungkap Tarif Jabatan di Klaten Menyentuh Angka Ratusan Juta

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama