logo


Dituding Main Mata dengan FPI, Timses Agus-Sylvi: Ini Soal FPI dengan Ahok

"Saya rasa begini, jika ada sebelas paslon melawan Ahok di pencalonan ini, FPI pun akan mendukung sebelas paslon lainnya selain Ahok," ucap Rachland.

8 Januari 2017 12:31 WIB

Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik
Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik Tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pasangan nomor urut satu, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni dituding ada 'main mata' dengan Front Pembela Islam (FPI).

Tak terima dengan tudingan demikian, Rachland Nashidik selaku juru bicara tim pemenangan langsung membantahnya. Terlebih jika dikaitkan ada unsur kesengajaan dari pihak Koalisi Cikeas menggunakan FPI untuk menjegal langkah basuki Tjahaja Purnama untuk menduduki kursi DKI I untuk kali selanjutnya.

Walaupun, ucap Rachland, FPI telah menyatakan dukungan untuk mendukung Agus-Sylvi, tidak berarti terjalin sebuah kerja sama. Rachland menegaskan, dukungan FPI terhadap pasangan nomor urut satu adalah murni sikap politik dari ormas yang dipimpin oleh Habib Rizieq itu.


Tiga Relawan Paslon Pilgub Bicara Soal Radikalisme

"Saya rasa begini, jika ada sebelas paslon melawan Ahok di pencalonan ini, FPI pun akan mendukung sebelas paslon lainnya selain Ahok. Itu kan tidak berarti FPI ada kerja sama dengan sebelas paslon lainnya. Memang dasarnya mereka tidak mau mendukung Ahok," demikian ucap Rachland dalam sebuah debat bersama dengan Budiman Sudjatmiko dan Indra Jaya Piliang di Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Januari 2017.

Sebelumnya, politisi PDIP Budiman Sudjatmiko mempertanyakan soal kemungkinan terjalinnya konsesi antara pasangan calon nomor urut satu dengan FPI, jika nantinya memenangkan pertarungan kursi DKI I.

Atas kesimpulan Budiman itu, Rachland menegaskan bahwa tak ada kaitannya antara sikap FPI belakangan ini yang bernuansa politis dengan majunya Agus-Sylvi dalam Pilkada Jakarta.

"Sekali lagi saya tegaskan, ini bukan masalah FPI dengan Agus sebenarnya. Ini masalah FPI dengan Ahok," demikian ucap Rachlad menegaskan.

Tiga relawan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta hadir dalam debat terbuka bertajuk Twitwars dengan tema 'Tudingan Kedekatan Paslon dengan Radikalisme'. Debat ini diinisiasi berawal dari pertanyaan ketiganya di media sosial Twitter beberapa waktu lalu.

Soal Airlangga-AHY di Pemilu 2024, Pengamat: Ini Pasangan Nasionalis yang Bagus

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah
 
×
×