logo


Kementan Pakai Jurus Ini untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Kementan memulainya dengan merevisi Perpres 172/2014 tentang Tender Penyediaan Benih dan Pupuk lewat e-katalog, sehingg turun tepat waktu menjelang masa tanam

3 Januari 2017 18:56 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Jitunews/Miftahul Abrori

JAKARTA, JITUNEWS.COM  - Peningkatan produksi pangan diupayakan untuk tidak hanya menambah kenaikan produktivitas, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Selama ini, Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan kinerja produksi pertanian lewat penyempurnaan regulasi.

Kementan memulainya dengan merevisi Perpres 172/2014 tentang Tender Penyediaan Benih dan Pupuk lewat e-katalog, sehingg turun tepat waktu menjelang masa tanam.

"Kedua, refocusing anggaran 2015 hingga 2017 sebesar Rp 12,2 triliun dari perjalanan dinas, rapat. Rehab gedung direvisi menjadi rehab irigasi, alat mesin pertanian, cetak sawah dan lainnya untuk petani," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Selasa (3/1/2017).

Selanjutnya, menurut Amran, bantuan benih yang disalurkan ke petani tidak di lahan existing, sehingga bantuan berdampak pada luas tambah tanam. Selain itu, ada juga upaya pengawalan program Upaya Khusus (UPSUS) dan evaluasi harian.

"Kebijakan Kementerian Pertanian fokus juga pada pengendalian impor dan mendorong ekspor dan deregulasi perizinan dan investasi serta penyaluran asuransi usaha pertanian," kata Amran.

Amran juga menjelaskan, di bidang kelembagaan, turut dilakukan kebijakan penataan SDM pertanian dan manajemen meliputi lelang jabatan berbasis kompetensi dan kinerja secara transparan dan kompetitif.

Menerapkan reward and punishment kepada daerah terkait kemampuan penyerapan anggaran dan pencapaian target produksi, melepaskan ego-sektoral dan Satuan Tugas KPK, Kejagung, Polri dan BPK.

"Kebijakan penataan SDM pertanian lainnya yang tidak kalah pentingnya yaitu monitoring dan evaluasi harian dan telah membentuk Tim Sapu bersih Pungli, sehingga kinerja ke depan meningkat, kalau ketahuan melakukan pungli, tanpa kompromi kami akan copot," ungkapnya.

Integrator IPS Diminta Impor Sapi Indukan

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas