logo


Novel Bamukmin Nilai Ahok Tidak Pernah 'Kapok'

Novel Bamukmin sempat ajukan surat permohonan penahanan untuk Ahok

3 Januari 2017 15:13 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat sidang keempat kasus dugaan penistaan agama yang mendakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Novel Bamukmin sempat mengajukan surat permohonan penahanan terdakwa kepada Majelis Hakim. Pada sidang tersebut, Novel bertindak sebagai saksi.

"Nah ditanya tentang hati saya jawab, hati dan pikiran manusia itu nggak bisa diungkapkan, hanya Allah yang tahu. Tapi saya melihat bahwa bukti Ahok ini tidak pernah kapok sebagai inti saya menyampaikan surat kepada hakim, surat permohonan penahanan karena Ahok sudah mengulangi perbuatannya lagi," ucap Novel saat sela persidangan di aula Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Novel menyebut bahwa Ahok dinilai tidak kapok menghina Islam. Hal ini berdasarkan laporannya terhadap beberapa kasus ke Bareskrim Polri pada bulan Oktober 2016 lalu.


Sidang Lanjutan Ahok Tak Disiarkan Langsung, Rumah Lembang Sepi

"Peristiwa yang sudah saya laporkan kemudian melaporkan dengan modal yang sama Al Maidah lagi. Peristiwa tertanggal 7 Oktober, jadi saya lapor tanggal 6 Oktober, Ahok tanggal 7 Oktober di Balai Kota menyampaikan itu yang menggunakan Al Maidah yang membela Al Maidah itu rasis dan pengecut," jelas Novel.

Laporan lainnya yang disampaikan Novel yaitu saat Ahok mengatakan massa GNPF-MUI diberi Rp 500.000 saat aksi 411 lalu.

"Kemudian juga aksi 411 itu dikatakan barbar, dibayar Rp 500.000 satu orang itu kita sudah laporkan. Kemudian ketika sidang eksepsi nota keberatan sebagai pembelaannya, Ahok lagi-lagi menyerang Al Maidah. Bahwa Al Maidah memecah belah rakyat, dan itu saya laporkan," lanjut Novel.

Novel mengatakan bahwa dirinya sudah sembilan kali melaporkan Ahok. Novel juga menuturkan hakim akan mempertimbangkan laporan yang dia sampaikan.

Massa Pro-Kontra Ahok Bisa Akur Berbagi 80 Kursi Pengunjung Sidang ke-4

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama