logo


Pengacara Habib Novel : Kesaksian via YouTube Tetap Sangat Bernilai

Pihak pengacara Novel menilai kesaksian lewat YouTube tak kalah dengan kesaksian langsung

3 Januari 2017 11:04 WIB

Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman dalam Sidang Uji Materi UU No 10 Tahun 2016.
Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman dalam Sidang Uji Materi UU No 10 Tahun 2016. beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Ketua FPI DKI Jakarta, Novel Bamukmin, bersaksi pada sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pihak pengacara Novel menilai kesaksian lewat YouTube tidak kalah dengan kesaksian langsung meskipun mendapat kritik dari pengacara Ahok.

Pengacara Ahok mengkritik para saksi dari pihak jaksa lantaran mereka tidak melihat langsung pidato kontroversial Ahok pada tanggal 27 September lalu.

"Argumentasi penasihat hukum Ahok sangat tidak tepat. Kesaksian Habib Novel Cs via YouTube tetap sangat bernilai," ujar pengacara Novel, Habiburokhman, Selasa (3/1/2017).


Jadi Saksi Pelapor, Sekjen FPI Ini Berharap Ahok…

Habiburokhman menilai argumentasi pihak pengacara Ahok yang meremehkan kesaksian via video hanyalah argumentasi yang diulang-ulang saja. Kenyataannya, rekaman video itu justru diupload oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan itu adalah video resmi.

"Kesaksian tersebut tetap bernilai karena video yang menjadi acuan Habib Novel adalah hasil rekaman yang di-upload Pemprov DKI Jakarta secara resmi yang saat ini juga sudah dijadikan sebagai barang bukti," ucap Habiburokhman.

Dia menilai, terdapat kesesuaian antara keterangan Novel Bamukmin dengan alat bukti rekaman.

"Jadi ada kesesuaian antara keterangan Habib Novel dengan alat bukti rekaman," lanjut Habiburokhman.

Habiburokhman menilai apa yang disampaikan Ahok pada pidato di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu dapat dengan mudah dipahami oleh keenam saksi yang hadir di sidang lanjutan kasus Ahok tersebut.

"Yang terpenting, Ahok sendiri tidak pernah membantah isi pidato yang beredar di YouTube tersebut. Selama ini Ahok hanya menyatakan tidak bermaksud menodai agama," tutur Habiburokhman.

Sebagaimana diketahui, enam saksi pelapor yang rencananya diperiksa hari ini adalah Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muh. Burhanuddin, Muchsin alias Habib Muchsin, Syamsu Hilal, dan Nandi Naksabandi.

Novel Bamukmin Siap Bersaksi pada Sidang Keempat Kasus Ahok

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama