logo


Kementan: Impor Sapi Indukan Perkuat Upaya Peningkatan Populasi Sapi Lokal

Diarmita berharap upaya ini dapat diikuti oleh perusahaan lain yang bergerak di bidang peternakan dan Kesehatan hewan

3 Januari 2017 10:55 WIB

Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat sapi impor Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (25/10).
Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat sapi impor Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (25/10). beritadaerah.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita, menyambut baik langkah pihak swasta dalam hal ini PT Japfa melalui PT Santori yang mengimpor 3.700 ekor sapi indukan dari Australia.

Diarmita mengatakan, impor sapi indukan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan populasi sapi indukan dalam negeri guna mempercepat pencapaian swasembada daging sapi yang ditargetkan tahun 2026. Dengan begitu, kata dia, hal ini akan mendorong pemenuhan kebutuhan daging sapi nasional.

"Kami menyambut positif inisiatif impor sapi indukan yang dilakukan oleh Japfa melalui Santori. Apa yang dilakukan Japfa sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan populasi sapi di tanah air untuk mempercepat peningkatan populasi sapi di Indonesia,” kata Diarmita di Jakarta, Selasa(3/1).

Menurut Diarmita, dengan adanya upaya kemitraan dengan lembaga perbankan dan peternak rakyat, koperasi-koperasi berbadan hukum memungkinkan percepatan terjadinya alih pengalaman atau transformasi ilmu pengetahuan. Selain itu, diharapkan juga untuk percepatan alih keterampilan dalam pengelolaan usaha peternakan secara profesional untuk para peternak rakyat kita.

"Untuk itu, saya berharap upaya ini dapat diikuti oleh perusahaan lain yang bergerak di bidang peternakan dan Kesehatan hewan, karena ini adalah langkah kongkret yang harus terus didorong dan ditumbuhkan dan dilakukan secara berkesinambungan,” ujar Diarmita.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu pemerintah melalui PT Santori telah melakukan langkah impor sapi indukan sebanyak 3.700 ekor. Pasalnya, sapi indukan tersebut akan digunakan digunakan dalam meningkatkan populasi sapi lokal. Sapi impor dari Australia itu sendiri telah diberangkatkan dari Australia pada 21 Desember dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada 25 Desember 2016 lalu.

 


DPR Dukung Kebijakan Impor Sapi, Tapi Harus Dibatasi

Peternak Lokal Keluhkan Langkah Impor Sapi dan Kerbau

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana