logo


Ketum FPI Katakan Sebar Berita Bohong Hukumnya Haram!

FPI beri tanggapan terkait penyebaran berita hoax

31 Desember 2016 12:30 WIB

Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Ahmad Sobri Lubis
Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Ahmad Sobri Lubis Dok FPI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Maraknya penyebaran berita bohong melalui media sosial membuat berbagai pihak angkat bicara. Salah satunya datang dari Ketum DPP FPI Sobri Lubis.

Sobri mengatakan bahwa menyebarkan berita bohong itu hukumnya haram. Dia turut meminta masyarakat bertabayun atau mengecek terlebih dahulu suatu kabar.

"Menyebarkan berita bohong itu haram hukumnya. Yang menyebarkan berita bohong itu dosa besar," ujar Ketum DPP FPI Sobri Lubis, Jumat (30/12/2016).


Pengadang Ahok Mengaku Ketua FPI Pasar Minggu, Habib Novel Angkat Suara

Sobri turut mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut penyebar berita bohong. Menurutnya, polisi yang telah memiliki peralatan canggih sehingga tidak akan kesulitan mengusut penyebar berita bohong.

"Kita lihat kemampuan aparat penegak hukum yang memiliki IT. Aparat juga memiliki aturan terkait, kan," tuturnya.

Dia turut mengingatkan agar masyarakat tak ragu untuk menyebarkan berita yang sudah teruji benar. Penyebaran itu harus diikuti dengan rasa tanggung jawab.

Inilah Strategi Timses Ahok Tangkal Kampanye Hitam

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama