logo


Menaker Sidak TKA Asing di Bogor

Dari sidak tersebut, 18 TKA terindikasi melakukan pelanggaran izin

29 Desember 2016 06:21 WIB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, melakukan sidak Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Hua Xing Industri, jalan Narogong Km 20, Cileungsi, Bogor, Rabu (28/12).
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, melakukan sidak Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Hua Xing Industri, jalan Narogong Km 20, Cileungsi, Bogor, Rabu (28/12). kompas

BOGOR, JITUNEWS.COM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri, melakukan sidak Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Hua Xing Industri, jalan Narogong Km 20, Cileungsi, Bogor. 

Dari sidak di perusahaan yang bergerak di bidang peleburan baja tersebut ditemukan 38 TKA asal Tiongkok, semuanya memiliki izin, namun 18 TKA terindikasi melakukan pelanggaran izin dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh pengawas ketenagakerjaan, imigrasi dan kepolisian setempat.

“Kita temukan ada 38 TKA yang bekerja disini, 18 TKA terindikasi melakukan pelanggaran ijin. Kita berkoordinasi dengan berbagai pihak, salah satunya Bapak Sutrisno (Kepala Kantor Kelas II Imigrasi Bekasi) untuk menindaklanjuti pemeriksaan TKA, mana yang tidak memiliki ijin dan memiliki indikasi pelanggaran,” ungkap Hanif seusai melakukan sidak di Cileungsi, Bogor, Rabu (28/12) sore.


Tepis Isu 10 Juta Buruh Tiongkok Masuk RI, Jokowi: Itu Adalah Turis

Pelanggaran izin yang dimaksud adalah izin bekerja tidak sesuai dengan jabatannya misalnya teknisi listrik tapi menjadi marketing. Ditemukan juga pelanggaran lokasi kerja, misalnya izinnya di Tangerang ternyata bekerja di Bogor.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan, selalu pro-aktif dan responsif terkait pemberitaan mengenai TKA ilegal yang belakangan marak di semua di sosial media, terutama Facebook, Twitter dan WhatsApp group, hingga media mainstream

“TKA ilegal itu adalah kasus. Kalau tidak sesuai aturan ya langsung ditindak, bisa di deportasi. Pemerintah tidak pernah membiarkan TKA ilegal masuk secara bebas di negara Indonesia ini. Kita selalu pro-aktif dalam pengawasan dan responsif terhadap laporan dari masyarakat,” ujar Hanif.

Pada sidak tersebut, Menaker sempat membentak TKA asing karena bertindak kurang kooperatif . Alih alih mendengarkan imbauan Menaker, mereka malah asik menelepon atau bicara dengan rekannya.

"Sit down please," kata Hanif dengan nada tinggi. 

“Mereka yang terindikasi melakukan pelanggaran izin kerja, dibawa ke tahanan Imigrasi untuk diperiksa oleh pengawas Ketenagakerjaan dan Imigrasi,” tegas Hanif sebelum meninggalkan lokasi pabrik.

Menurut data Kemnaker jumlah TKA secara nasional dalam lima tahun terakhir adalah tahun 2011 total TKA dari semua negara adalah 77.307. Tahun 2012 sebesar 72.427, tahun 2013 sebanyak 68.957, tahun 2014 sebesar 68.762, tahun 2015 sebanyak 69.025. Dan sampai akhir 2016 ini sebesar 74.183 orang. 

Mekanisme pengawasan TKA oleh Kemnaker ada tiga, yaitu pengawasan preventif-edukatif yang mencakup sosialisasi, bimbingan teknis pelaksanaan aturan penggunaan TKA, dan pembinaan kepada perusahaan pengguna TKA. 

Kedua, pengawasan persuasif non-justisia. Ini mencakup pemeriksaan atas pelanggaran penggunaan TKA, baik secara pro-aktif maupun responsif berdasarkan laporan dari masyarakat.

Ketiga, pengawasan represif pro-justisia. Ini mencakup penyelidikan dan penyidikan atas pelanggaran aturan penggunaan TKA.

Hanif Dakhiri Tegaskan TKA China di RI Jumlahnya 21.000 Orang, Bukan Jutaan

Halaman: 
Penulis : Riana