logo


Ini Penjelasan Polri Soal Penangkapan Teroris di Waduk Jatiluhur

Rikwanto menjelaskan dua orang yang berhasil ditangkap saat ini diamankan di Mako Brimob Kelapa Dua.

26 Desember 2016 12:18 WIB

Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Rikwanto
Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Rikwanto Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Rikwanto membenarkan bahwa polisi telah melakukan penangkapan terhadap empat orang terduga teroris di kawasan Desa Karang Layung, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Dua orang berhasil ditangkap dan dua orang lainnya terpaksa meregang nyawa terkena tembakan polisi karena keduanya berusaha melawan saat ditangkap.

"Kemarin pada tanggal 25 Desember, jam 11.30 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap 4 orang terduga terorisme. Dari penangkapan 2 orang ditangkap dan dua orang melawan terpaksa diberikan tindakan tegas oleh polisi sehingga meninggal dunia," ujarnya di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12).

Rikwanto menjelaskan dua orang yang berhasil ditangkap saat ini diamankan di Mako Brimob Kelapa Dua. Dua orang yang berhasil ditangkap bernama Rizal dengan Ivan, dan yang meninggal bernama Abu Sofi dan Abu Faiz.


Idrus Marham Apresiasi Densus 88 Polri Cegah Aksi Teroris

"Mereka berempat merupakan satu kesatuan yang dipimpin oleh Abu Faiz," jelasnya.

Menurut Rikwanto, keempat terduga teroris itu rencananya akan melakukan aksinya di Pos Polisi di sekitar daerah Purwakarta tepatnya di Pos Polisi Bunder pada malam tahun baru.

"Mereka sudah melakukan survei di beberapa tempat, kesimpulannya mengambil pos polisi dengan pertimbangan penjagaannya sedikit kalau polsek dan polres penjagaannya besar," jelasnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan tindakannya, kedua orang menyerang dengan senjata tajam berupa pisau dan golok, dua orang lainnya mengawasi untuk siap membawa mereka melarikan diri.

Namun berkat kejelian Densus 88, rencana mereka ini tercium dan sudah dilacak dan diikuti sejak dari Bandung, sempat kehilangan jejak dan kembali ditemukan di Jatiluhur.

"Untuk itu segera dilakukan penangkapan, dua orang berhasil ditangkap dengan sebelumnya terjadi pergumulan dengan petugas, dan dua orang lagi di gunung terapung di tengah Waduk Jatiluhur, namun mereka melawan dan akhirnya tertembak dan meninggal dunia," tutupnya.

Fahri Hamzah: Teroris ya Teroris, Bukan Agama!

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan