logo


Resolusi 2017, Botol dan Tisu Basah Dilarang Masuk Gunung Gede-Pangrango

Larangan ini seperti diberlakukan di luar negeri di Gunung Kilimanjaro.

25 Desember 2016 12:21 WIB

Ardi Andono, Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TN-GGP) yang berada di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, menerapkan aturan larangan bagi pengunjung membawa botol kemasan dan tisu basah di kawasan TNGGP mulai April 2017.
Ardi Andono, Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TN-GGP) yang berada di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, menerapkan aturan larangan bagi pengunjung membawa botol kemasan dan tisu basah di kawasan TNGGP mulai April 2017. istimewa

SUKABUMI, JITUNEWS.COM - Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TN-GGP) yang berada di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, Ardi Andono, menerapkan aturan larangan bagi pengunjung membawa botol kemasan dan tisu basah di kawasan TNGGP mulai April 2017.

Sosialisasi ini mulai gencar dilakukan sejak liburan cuti bersama Natal dan Tahun Baru. 

Selama dua tahun terakhir, Ardi bersama tim melakukan kajian terhadap sampah hasil pendakian yang ada di kawasan Gunung Gede Pangrango. Hasilnya, diketahui sampah botol kemasan dan juga tisu basah adalah sampah yang paling mendominasi.


Lagi, Gunung Anak Krakatau Mengalami 18 Kali Kegempaan Letusan. Bahayakah?

Selama ini botol-botol kemasan yang ditinggalkan pendaki dikelola warga sekitar dengan cara dipisahkan dari sampah lainnya untuk dijual ke pengepul. Namun berbeda dengan tisu basah yang tak bisa terurai dan tak bisa didaur ulang, sehingga mencemari lingkungan dan tak punya nilai ekonomis (tak bisa dijual ke pengepul, red) sehabis pakai.

Berdasarkan data pengelola TNGGP, dalam satu tahun dihasilkan lebih dari 500 kg sampah dan lebih dari 150 ton kotoran manusia. Tentunya berdampak serius pada pencemaran air di TNGGP yang merupakan sumber mata air bagi empat Daerah Aliran Sungai (DAS) yakni Citarum, Ciliwung, Cimandiri, dan Cisadane.

Dengan peraturan baru ini, maka Taman Nasional Gunung Gede Parangrango menjadi taman nasional pertama di Indonesia yang memberlakukan larangan membawa botol kemasan dan tisu basah.

Larangan ini seperti diberlakukan di luar negeri di Gunung Kilimanjaro, yang mana pendaki hanya diperkenankan membawa botol air minum isi ulang yang bisa digunakan kembali.

Geologi KESDM: Gunung Anak Krakatau Tidak Masuk Fase Mematikan

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah,Yusran Edo Fauzi