logo


Menteri Basuki, Jembatan Cisomang Masih Aman Dilalui Kendaraan Golongan I

Menurut Basuki, terdapat pergeseran sejauh 57 sentimeter pada pilar kedua dari enam pilar penyangga jembatan bertipe portal atau beam integral bridges.

25 Desember 2016 09:15 WIB

Jumat, 23 Desember 2016 ramai pembicaraan tentang pergeseran Jembatan Cisomang di jalan Tol Purbaleunyi. Meski begitu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jembatan yang bergeser itu masih aman di lalui oleh kendaraan golongan I.
Jumat, 23 Desember 2016 ramai pembicaraan tentang pergeseran Jembatan Cisomang di jalan Tol Purbaleunyi. Meski begitu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jembatan yang bergeser itu masih aman di lalui oleh kendaraan golongan I. istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jumat, 23 Desember 2016 ramai pembicaraan tentang pergeseran Jembatan Cisomang di jalan Tol Purbaleunyi. Meski begitu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jembatan yang bergeser itu masih aman di lalui oleh kendaraan golongan I.

Adapun yang termasuk sebagai kendaraan golongan I ialah sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus. Kesemuanya dijamin Menteri Basuki masih aman untuk melintasi melintasi jembatan tersebut.

"Kami harapkan masyarakat bisa mengikuti arahan petugas kepolisian. Mudah-mudahan tidak banyak terjadi antrean yang menyebabkan kendaraan berhenti di jembatan," demikian ucap Basuki dalam sebuah keterangan pers untuk media, Sabtu (24/12).


Renovasi Masjid Istiqlal Selesai 100%, Menteri PUPR: Bisa Digunakan Saat Idul Adha

Upaya lain yang dilakukan oleh Kemenpupr ialah melakukan pengaturan kendaraan agar berkecepatan maksimal 50 kilometer per jam. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang pada akhirnya memberatkan beban jembatan.

"Kalau terjadi sesuatu yang akan membahayakan, saya bertanggung jawab untuk menutup," ujarnya.

Basuki sudah mengecek langsung kondisi pilar jembatan yang mengalami keretakan. Dia juga telah mengecek kondisi sungai yang berada di bawah jembatan itu. Ia mengatakan Kementerian PUPR bersama PT Jasa Marga akan melakukan pengamanan untuk menghentikan terjadinya pergeseran yang terjadi pada pilar jembatan.

Menurut Basuki, terdapat pergeseran sejauh 57 sentimeter pada pilar kedua dari enam pilar penyangga jembatan bertipe portal atau beam integral bridges. Pilar yang lain relatif aman. Kata Basuki, berdasarkan perhitungan para pakar dan Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan (KKJTJ), toleransi pergeserannya 71 sentimeter.

Untuk menghentikan gerakan tanah yang menyebabkan deformasi struktur jembatan, Basuki menambahkan, kementeriannya akan memasang bore piles di samping pilar yang bergeser dengan kedalaman sekitar 40 meter. Kementeriannya juga akan memperkuat pilar dengan selimut fiber. Selain itu, Basuki akan meletakkan boulder-boulder (batu besar) untuk menahan gerakan tanah pada pinggir sungai.

Pengerjaan tersebut diperkirakan Menteri Basuki akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan. Menyikapi pergeseran jembatan tersebut, petugas hanya akan membolehkan kendaraan golongan I saja untuk melintasi jembatan tersebut. Untuk kendaraan lebih besar, nantinya akan diarahkan untuk keluar di gerbang tol sebeum melintasi Jembatan Cisomang.

Tingkatkan Air Minum Aman, Kementerian PUPR Bangun SPAM di Bandar Lampung

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah