logo


Wow, Awetkan Makanan Pakai Teknologi Radiasi

Teknologi radiasi dipakai untuk mengawetkan makanan karena tidak ada kandungan kimianya.

24 November 2014 15:14 WIB

Batan nuklir-Istimewa
Batan nuklir-Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Baru-baru ini, ilmuwan menemukan inovasi mengawetkan makanan dengan menggunakan teknologi radiasi. Penggunaan teknologi tersebut diketahui tidak memiliki efek samping.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Prof Dr Djarot Sulistiyo Wisnubroto mengatakan, teknologi radiasi dipakai untuk mengawetkan makanan karena tidak ada kandungan kimianya. Dengan menggunakan teknologi tersebut maka makanan akan menjadi tahan lama tanpa mengurangis rasanya.

Adapun radiasi yang digunakan adalah dengan menggunakan sinar radiasi dari alat yang bernama iradiator. Sinar tersebut kemudian akan membunuh mikrooganisme yang bisa membuat busuk buah atau makanan siap saji.


Nuklir Hasilkan Tanaman Pangan Unggul ? Ini Buktinya

"Hasil pengujian, teknologi radiasi digunakan untuk makanan rendang sehingga bisa tahan lama setidaknya sampai 6 bulan. Begitu juga pepes ikan bisa tahan sampai 12 bulan," katanya Senin (24/11)

Jenis makanan buah seperti mangga dan apel serta produk herbal juga telah diuji coba diawetkan dengan teknologi nuklir utnuk membunuh mikroorganisme atau serangga yang terkandung di dalamnya. Iradiasi itu menghambat proses pembusukan dan menjadikan buah tahan lama hingga dua minggu.

Menurut Djarot, teknologi nuklir iradiasi mmemiliki beberapa keistimewaan diantaranya mampu membuat makanan tetap higienis danpa mengubah kualitas produk. Selain itu makanan jadi aman untuk dikonsumsi termasuk pasien dengan daya imun yang rendah. "Bahkan makanan ini juga bisa untuk para pengungsi bencana alam, " katanya.

 

Semur Daging dan Pepes Ikan Nuklir, Berani Coba?

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid
 
×
×