logo


Transjakarta Berlakukan One Man One Ticket

Aturan one man one ticket ini mewajibkan pelanggan Transjakarta memiliki kartu e-ticketing.

20 Desember 2016 17:19 WIB

Bus Transjakarta di depan Monumen Selamat Datang, Bundaran HI.
Bus Transjakarta di depan Monumen Selamat Datang, Bundaran HI. Wikipedia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Transjakarta akan memberlakukan sistem one man one ticket (satu orang satu tiket) di koridor 1 sampai 12 Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta mulai tanggal 11 Januari 2017 mendatang.

Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono, mengatakan diberlakukannya sistem one man one ticket ini untuk mendapatkan data perjalanan pelanggan dan menentukan pola perjalanan. Dari informasi tersebut dapat dilakukan penyesuaian rute atau infrastruktur Transjakarta agar pelayanan kepada pelanggan lebih maksimal.

Aturan one man one ticket ini mewajibkan pelanggan Transjakarta untuk memiliki kartu e-ticketing untuk menikmati fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan berkualitas.


MRT Jakarta Kembali Normal Hari Ini, Berikut Kebijakan Barunya

Bagi pelanggan yang tidak melakukan tap out, maka kartu e-ticketing akan terblokir. “Jika Anda tidak melakukan tap out, maka kartu Anda tidak dapat melakukan tap in untuk perjalanan selanjutnya,” ujarnya di Jakarta.

Untuk itu Transjakarta mengimbau pelanggan agar selalu melakukan tap out.

Setelah pelaksanaan sistem one man one ticket di koridor 1 sampai 12 BRT Transjakarta, menurut Budi, mekanisme ini akan berkembang ke rute bus non BRT.

Sebelumnya, Transjakarta telah memberlakukan sistem tap in dan tap out di 12 koridor Transjakarta sejak tanggal 12 Oktober 2016.

Menhub Ubah Ketentuan Transportasi di Tengah Pandemi Corona, Tidak Ada Batas Penumpang 50%

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah