logo


7 Sikap Resmi MUI Terkait Pembantaian Rohingya

MUI mengajak seluruh komponen umat Islam Indonesia memberikan bantuan kepada kaum Muslimin Rohingya

14 Desember 2016 16:25 WIB

Beberapa perempuan Muslim di dekat kota Thandwe, Burma barat menangis setelah kehilangan rumahnya akibat dibakar warga dalam kekerasan sektarian
Beberapa perempuan Muslim di dekat kota Thandwe, Burma barat menangis setelah kehilangan rumahnya akibat dibakar warga dalam kekerasan sektarian Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan sikap resmi terkait tragedi pembantaian kaum Muslim Rohingya di Myanmar. Setidaknya ada tujuh sikap resmi MUI yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI, KH Ma'ruf Amin dan Sekretaris jenderal, Anwar Abbas, Rabu (14/12).

Sikap resmi MUI yang pertama yakni mengutuk tindakan pembantaian, pengusiran, penindasan, penyiksaan, pemerkosaan, perampasan, penangkapan, dan sejumlah tindakan tidak berperikemanusiaan lain yang dilakukan terhadap kaum Muslimin Rohingya.

Kedua, MUI mendesak pemerintah Myanmar segera menghentikan pembantaian dan segala bentuk kebiadaban tentara Myanmar dan milisi bersenjatanya, serta memberikan perlindungan hak-hak hidup dan beragama kaum Muslimin Rohingya.


Diperkosa Tentara Myanmar, Begini Pengakuan Perempuan Muslim Rohingya

Ketiga, MUI menuntut pemerintah Myanmar untuk segera mengakui etnis Rohingya sebagai warga negara Myanmar, dan memberikan hak-hak mereka tanpa diskriminatif.

Keempat, MUI menyesalkan sikap PBB yang tidak pro aktif mengatasi masalah pembantaian etnis terhadap kaum Muslim Rohingya.

Kelima, MUI mendesak pemerintah Indonesia, untuk berperan aktif dalam tragedi kemanusiaan di Myanmar dan memperlopori upaya penyelesaian masalah etnis Rohingya bersama negara-negara ASEAN, serta negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tanpa harus mengorbankan Protokol ASEAN.

Keenam, MUI Meminta pemerintah Indonesia menyiapkan lahan tempat tinggal bagi pengungsi (eksodus) Rohingya, semisal di salah satu pulau ayng tidak berpenghuni, agar mereka dapat membangun kehidupan baru di tempat tersebut.

Dan yang terakhir, MUI mengajak seluruh komponen umat Islam Indonesia memberikan bantuan kepada kaum Muslimin Rohingya. Derita yang mereka rasakan adalah derita seluruh kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia.

3 Jenderal Militer di Balik Kekerasan Etnis Rohingya

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro