logo


ESDM Garap Pemulihan Infrastruktur Energi di Aceh

Tim tanggap darurat yang dibentuk Kementerian ESDM telah bekerja sejak tanggal 7 Desember 2016 lalu. Tim tersebut menggarap sejumlah kegiatan pemulihan infrastruktur di Pidie, Aceh

14 Desember 2016 15:29 WIB

Petugas mengoperasikan alat berat untuk mencari korban yang tertimpa reruntuhan bangunan rumah toko (ruko) akibat gempa di Desa Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12).
Petugas mengoperasikan alat berat untuk mencari korban yang tertimpa reruntuhan bangunan rumah toko (ruko) akibat gempa di Desa Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12). Antara

JAKARTA-JITUNEWS.COM-Pasca terjadinya gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sejumlah upaya pemulihan dilakukan oleh berbagai lembaga pemerintahan. Tentunya, berdasarkan tugas dan kewenangan masing-masing lembaga.

Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga tak ketinggalan melakukan sejumlah agenda pemulihan pasca gempa yang telah merenggut nyawa -/+ 100 orang itu.

Fokus Kementerian ESDM adalah pada pemulihan Infrastruktur Energi Dan Mitigasi Bencana Geologi.

Dalam siaran persnya, Kementerian ESDM menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan Tim Tanggap Darurat (Tim TD) Kementerian ESDM ke lokasi terdampak gempa. Tim yang dikirim merupakan gabungan dari Badan Geologi, Direktorat Jenderal Minyak Dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Direktorat Jenderal Mineral Dan Batubara (Ditjen Minerba), dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik).

“Tiap anggota tim memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Di samping melakukan koordinasi dengan pihak terkait, tim juga melakukan riset kegeologian serta sosialisasi mitigasi gempabumi ke masyarakat,” ujar Menteri ESDM, Ignasius Jonan melalui siaran pers Kementerian ESDM Nomor: 00119.Pers/04/SJI/2016, Selasa, 13 Desember 2016.

Tim yang telah dibentuk Kementerian ESDM terdiri dari Tim Tanggap Darurat (TD) Badan Geologi, Tim Air Tanah Badan Geologi, Tim Ditjen Migas, Tim Ditjen Minerba, dan Tim Ditjen Listrik. Semua tim telah berada di Kabupaten Pidie, Aceh sejak tanggal 7 Desember 2016.

Dalam keterangan pers yang diterima Jitunews.com, Rabu, 14 Desember 2016, pihak Kementerian ESDM menjelaskan bahwa tim TD Kementerian ESDM telah melakukan sejumlah kegiatan pemulihan di Aceh sejak berada di sana.

Antara lain, telah berhasil mengidentifikasi dan memetakan kerusakan geologi di Samalanga dan Meuredeu, dan telah menemukan lokasi likuifaksi di daerah Panteraja. Likuifaksi merupakan penyebab hilangnya air di sumur air warga dan tercampurnya air sumur dengan lumpur.

Sementara itu, tim air tanah dan geologi Kementerian ESDM juga telah melakukan pemboran 10 sumur di 10 desa di Pidie Jaya. Selain dua tim tersebut, tim Ditjen Migas juga telah berupaya untuk memastikan ketersediaan BBM pada semua SPBU yang ada di Pidie Jaya.

Tim lain dari Kementerian ESDM yang bergerak di Aceh adalah tim Minerba. Tim ini dipimpin langsung oleh Direktur Jendral Mineral dan Batubara.

Setelah Basarnas memutuskan untuk menghentikan pencarian pada tanggal 10 Desember 2016, tim ini lantas bergerak untuk aktivitas recovery, pemberian obat-obatan dan pembenahan reruntuhan.

Ada juga tim listrik, yang dikoordinasikan langsung oleh Direktur Jenderal Listrik dan PLN Kementerian ESDM. Fokus tim ini ialah menyisir jaringan SR (sambungan rumah) terutama rumah yang ambruk atau rusak agar dilakukan pengamanan demi menghindari bahaya sengatan listrik.

Fokus kerja yang digarap tim ini juga berkaitan dengan jaminan ketersediaan dan pemulihan pasokan listrik yang sempat terputus akibat gempa di Pidie.

“Seluruh tiang distribusi listrik (52 Buah) sudah selesai diperbaiki dan saat ini kondisi jaringan distribusi listrik di kabupaten Pidie Jaya sudah pulih. Terhadap rumah-rumah yang roboh, tim dari PLN di lapangan masih melakukan perbaikan dan tindakan pengamanan dengan mematikan listrik hanya pada rumah tersebut untuk menghindari bahaya sengatan listrik,” tulis pihak ESDM

Pasokan Listrik Utama Pidie Jaya 100% Sudah Aman

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas