logo


Soal Pilgub DKI, Ahok Klaim Orang Pintar Pilih yang Teruji

"Harusnya orang Jakarta berpikir lebih baik perpanjang kontrak Ahok-Djarot. Buat apa coba merek baru yang belum teruji gitu loh. Logika aja," ungkap Ahok.

14 Desember 2016 14:12 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan kampanye di Jalan Pulomas Barat VI, Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur, Rabu (23/11).
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan kampanye di Jalan Pulomas Barat VI, Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur, Rabu (23/11). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengingatkan warga Jakarta agar tak memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang belum teruji.

"Harusnya orang Jakarta berpikir lebih baik perpanjang kontrak Ahok-Djarot. Buat apa coba merek baru yang belum teruji gitu loh. Logika aja," ungkap Ahok di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (14/12).

Ahok menganalogikan, pilkada DKI 2017 serupa dengan pemilihan sebuah produk. Menurutnya, bila produk yang sudah dipilih telah terbukti memiliki performa baik, sebaiknya dilanjutkan menggunakan produk yang lama. Pilihan tersebut lebih baik daripada memilih produk baru yang belum terjamin kualitasnya. Terlebih bila harga jual antara produk lama dan produk yang baru relatif sama.


Ahok Hapus Kartu Kredit Bos Pertamina, Demokrat: Politis

"Kecuali motor yang bapak beli dari kami memang mogok melulu. Kalau mogok melulu ya saya kira ganti motor. Tapi kalau motornya bagus, lari kenceng, harganya juga sama," ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak para warga yang hadir di Rumah Lembang untuk membantu menyuarakan ke lingkungan di sekitarnya agar turut berkontribusi dalam perpanjangan kontraknya dalam memimpin pemerintahan DKI Jakarta.

"Makanya tanggal 15 Februari bapak ibu datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Bapak ibu sampaikan ke tetangga saudara, kami minta perpanjang kontrak 1 periode," terangnya.

Ahok Hapus Kartu Kredit, Gerindra: Terlalu Mahal Dia Dibayar Pertamina Kalau Hanya Korek yang Kecil-kecil

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Syukron Fadillah