logo


Revisi UU MD3 Disepakati, MKD: Supaya Tak Timbul Kegaduhan Lagi

MKD menilai bahwa keputusan tersebut diambil setelah menerima penjelasan yang disampaikan oleh Fraksi PDIP.

14 Desember 2016 11:42 WIB

Sufmi Dasco Ahmad.
Sufmi Dasco Ahmad. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Undang-undang Nomor 42 Tahun 2014 Tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau dikenal dengan istilah UU MD3 telah diputuskan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Adalah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pihak yang menyatakan hal tersebut.

Adapun poin yang bakal ditambahkan adalah terkait penambahan satu kursi pimpinan DPR dan MPR. MKD menilai bahwa keputusan tersebut diambil setelah menerima penjelasan yang disampaikan oleh Fraksi PDIP.

"Itu supaya tidak timbul kegaduhan lagi," ucap Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada media, Rabu (14/12).


Krisdayanti dan Anak Saling Sindir di Sosmed, MKD: Berhati-hati Membuka Masalah Pribadi

Dasco melanjutkan, keputusan diambil telah diserahkan kepada Badan Legislasi (Baleg) DPR. Untuk selanjutnya, Baleg akan menggelar rapat pleno bersama pemerintah untuk menyepakati revisi tersebut siang nanti.

"Kalau semua sudah kita akomodir dengan baik, mudah-mudahan kegaduhan politik, pelanggaran etik karena kegaduhan itu tidak terjadi," ujar Dasco.

Dasco menjelaskan, Fraksi PDI-P melaporkan Ketua Badan Legislatif sebelumnya Sareh Wiyono, yang merevisi UU MD3 di awal periode lalu, dari UU Nomor 17/2014 menjadi UU Nomor 42/2014. Kala itu, Sareh dianggap lalai dan tak profesional karena hanya merevisi UU MD3 dengan menambah satu pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tak sekaligus menambah pimpinan DPR dan MPR. Hal inilah yang menjadi alasan MKD mengabulkan laporan agar revisi UU MD3 bertujuan menambah kursi pimpinan DPR dan MPR.

Sebelumnya, Badan Legislasi DPR sepakat memasukkan revisi UU no 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas. Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo menjelaskan kesepakatan tersebut diambil usai Baleg menggelar rapat pleno tertutup pada Selasa (13/12) sore.

Bela Prabowo Terkait Pesawat TNI Jatuh, Gerindra: Kan Baru Enam Bulan Jadi Menhan

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex