logo


Anies Yakin Stok Orang Tak Korupsi di Jakarta Masih Banyak

Anies mengajak agar seluruh warga Jakarta dapat menjadikan pribadinya berintegritas.

9 Desember 2016 15:55 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Jumat (9/12).
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Jumat (9/12). Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tidak melulu diisi oleh koruptor, Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meyakini, masih banyak stok orang-orang baik dan berintegritas yang dimiliki Jakarta.

Ditemui di posko pemenangannya, Anies bercerita pengalamannya saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Anies menemui staf kementerian yang memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas. Saat staf tersebut memperbaiki piano kuno di tempat servis, staf tersebut ditawari untuk mengganti tuts piano kuno yang ternyata diketahui berasal dari gading gajah dengan tuts biasa.

Tuts piano kuno dihargai hingga Rp 2 miliar, namun ditolak oleh staf kementerian tersebut karena merasa bukan sebagai pemilik piano.


Soal Program Sepeda Anies Baswedan, Demokrat: Tidak Cukup Hanya dengan Kampanye Kata-kata

"Orang ini telah menunjukkan bahwa dia punya harga diri. Karena itu dia tidak bisa dibeli dengan rupiah," demikian ucap Anies menceritakan.

Oleh karena itu, Anies mengajak agar seluruh warga Jakarta dapat menjadikan pribadinya berintegritas. Sehingga tidak gampang diiming-imingi dengan uang atau jabatan.

"Saya datang ketemu dia, dan ketika saya tanya dia gak ada bilang 'mari kita memerangi korupsi dan sebagainya', dia hanya bilang 'wong bukan punya saya pak'. Tidak ada itu pikiran rumit-rumit. Saya jadi yakin sekali, Indonesia masih punya stok orang baik, berintegritas," ujar Anies.

Lebih lanjut, Anies mengaku, dirinya jarang sekali menemukan warga yang sering menceritakan praktek-praktek kebaikan, sementara dirinya justru lebih sering menemukan orang-orang yang menceritakan praktek-praktek korupsi. Kondisi tersebut diakuinya bisa membuat sebagian pihak tidak percaya bahwa perilaku baik masih sering dilakukan banyak orang.

"Kita ini sering sekali menceritakan praktek korupsi berulang-ulang tapi kalau ada praktek baik memerangi korupsi tidak diceritakan berulang-ulang. Kami berharap banyak warga jakarta yang menceritakan praktek baik dalam memerangi korupsi," terangnya.

Berharap Kurangi Polusi, Anies Baswedan Uji Coba Jalur Sepeda DKI Jakarta

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Syukron Fadillah