logo


Keunikan Rasa Durian Terong

Terong tak seperti durian lazimnya yang berdaging halus dan lembut

8 Desember 2016 14:10 WIB

Durian Terong.
Durian Terong. Istimewa

BOGOR, JITUNEWS.COM - Di antara berbagai jenis durian, kini ada satu varian durian yang tengah naik daun karena cita rasa dan keunikannya, namanya durian terong. Sesuai namanya, durian ini memiliki bentuk layaknya sayuran terong bulat. Ukurannya sekepalan tangan orang dewasa dan lebih kecil dari jeruk Bali. 

Produktivitas durian ini sangat tinggi, bisa menghasilkan buah mencapai sekitar 2.000 buah pada saat panen besar. Dalam satu buah durian terong terdapat 5 juring, setiap juringnya berisi 1-2 daging durian. Ukuran biji normal, bulat, lonjong, dimana setiap satu buah terdapat 1-2 biji kempes, dengan ketebalan daging mencapai 3cm. Lantas, bagaimana rasanya?

 


Mengintip Masa Depan Hutan Durian Trenggalek

Menurut Kojek, penjual dan pembudidaya durian terong Rancamaya, durian ini tak seperti durian lazimnya yang berdaging halus dan lembut. Kata Kojek, daging durian terong ini kering, jadi tidak berair. Rasa daging buahnya juga manis, tidak giung, namun tertinggal di mulut.

"Rasa manis yang tertinggal di mulut tersebut karena teksturnya yang sangat lembut dan memiliki kadar 'sagu' yang kental, sehingga durian menempel di lidah," ungkap Kojek.

Nah, salah satu pembudidaya durian terong lainnya di Rancamaya adalah H. Yusuf. Menurut Ahmad, keponakan H. Yusuf yang ditemui Jitunews.com beberapa waktu lalu, soal rasa, durian terong masih kalah dengan si kempis, sang durian jawara Rancamaya.

“Si terong tuh rasa dagingnya kayak ketan, lengket, padat tidak encer. Kalau kebanyakan makan si terong bisa pusing. Makan satu biji saja untuk orang yang nggak biasa sudah terasa pusing,” jelas Ahmad.

Kemudian Ahmad menambahkan, semakin tingginya minat maniak durian terhadap durian terong, pun mendorong H. Yusuf akhirnya mulai melakukan pembibitan. Menurut Ahmad, rencananya satu bibit durian terong setinggi 70 cm nantinya dijual seharga Rp 300 ribu.

“Bibitnya tergolong mahal karena buahnya juga berkualitas, pembibitannya baru berjalan beberapa bulan, dan itu juga belum banyak jumlahnya,” pungkas Ahmad.

 

 

Ternyata Sistem Sambung Pucuk Mampu Tingkatkan Produktivitas Durian  

Halaman: 
Penulis : Riana