logo


Maksud Jokowi terkait Yuan, Gini Lho...

"Apa yang dikatakan Presiden itu maksudnya, esensinya sebenarnya kurs suatu negara dengan negara lainnya itu ditentukan betul oleh perdagangannya," ujar Darmin usai menghadiri "Sarasehan 100 Ekonom Indonesia"

7 Desember 2016 15:50 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan maksud pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat saat ini tidak mencerminkan kondisi ekonomi domestik. "Apa yang dikatakan Presiden itu maksudnya, esensinya sebenarnya kurs suatu negara dengan negara lainnya itu ditentukan betul oleh perdagangannya," ujar Darmin usai menghadiri "Sarasehan 100 Ekonom Indonesia" di Jakarta, Selasa.

Kofi Annan Kagumi Pluralisme Berlangsung Harmonis di Indonesia

Beberapa jam sebelumnya, Jokowi yang juga berbicara di acara yang sama mengutarakan pemikirannya tentang persepsi nilai tukar rupiah yang selama ini masih mengacu kepada dolar Amerika. Jokowi menilai, dinamika politik pascaterpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS, berimbas pada melemahnya seluruh mata uang dunia, tak terkecuali rupiah. 


SBX Indonesia Ramaikan Bisnis Keuangan Digital Nasional

Dia karena itu meminta masyarakat juga mengukur nilai tukar rupiah dengan mata uang negara lain, seperti yuan renminbi (RRC).

Tahun 2016, Telkom Bagikan Dividen Interim sebesar Rp1.9 Triliun

Menurut Jokowi, RRC adalah mitra dagang terbesar bagi Indonesia dengan total ekspor mencapai 15 persen. Sementara itu, Eropa 11,4 persen dan Jepang 10,7 persen."Kalau Tiongkok (RRC) terbesar ya harusnya rupiah-renminbi yang relevan," katanya.

Menurut Darmin, nilai kurs rupiah terhadap kurs Yuan RRC semestinya diukur berdasarkan transaksi ekonomi Indonesia dengan Negeri Tirai Bambu itu. "Artinya, kurs mata uang kita dengan Cina mestinya memang berdasarkan transaksi ekonomi kita dengan Cina, baik ekspor ataupun impor," kata Darmin.

Teka-teki Dimana Akan Disidang - Ahok: Saya Taunya yang Di Gajah Mada

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah dalam dua pekan terakhir menunjukkan tren melemah. Selasa ini sudah mencapai Rp13.405 per dolar AS, menguat dibandingkan hari sebelumnya Rp13.516 per dolar AS.

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melamban

Halaman: 
Penulis : Fahad Hasan
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex