logo


'Ditertawakan Umat', Habib Novel Gugat Ahok Rp 204 Juta

Habib Novel Bamukmin merasa dirugikan oleh Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

6 Desember 2016 05:00 WIB

Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/12).
Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/12). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Habib Novel Bamukmin merasa dirugikan oleh Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya, usai pidato kontroversial Ahok di Kepulauan Seribu, Novel mengatakan, dirinya ditertawakan umat ketika melakukan ceramah di pulau Pramuka dan Panggang, Kepulauan Seribu.

"Ketika Ahok menyampaikan jangan mau dibohongi pake surat Al Maidah 51, di situ respons warga mereka tertawa, saya ini merasa dilecehkan dengan apa yang diucapkan Ahok," ujar Novel, Senin (5/12), di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Cerita Seorang Warga yang Anaknya Ngefans Ahok


Habib Rizieq Apresiasi Langkah Jokowi Temui Massa Aksi

"Seakan-akan saya tukang bohong di sini saya dirugikan sebagai pendakwah dan setelah kejadian itu banyak kegiatan-kegiatan saya yang batal banyak juga cara-cara, banyak benar-benar merasa dirugikan," imbuh Novel.

Novel pun merasa yakin bahwa masyarakat Kepulauan Seribu telah terpengaruh dengan ucapan Ahok sehingga dirinya sebagai penceramah telah dirugikan.

"Saya yakin pesan ini sampai, Ahok mempengaruhi (warga) di Pulau itu untuk jangan mau dibohongi pakai Al Maidah 51 adalah secara tidak langsung menuju kepada saya," tutur Novel.

Kapolri Diminta Segera Umumkan Siapa Penyandang Dana Makar, Ini Alasannya

Karena hal itu, Novel melayangkan gugatan ganti rugi kepada Ahok di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Novel melayangkan gugatan perdata kepada Ahok agar bisa membayar ganti rugi sebesar Rp 204 juta.

Sedih, Begini Curhat Pelatih Vietnam Usai Disingkirkan Timnas Garuda

Gugatan itu dilayangkan Novel dengan didampingi sejumlah anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Gugatan perdata itu telah diterima melalui panitera muda perdata PN Jakut, Tarmuzi, dengan nomor registrasi 593/Pdt.G/2016/PNJakut.

Ketika Otto Hasibuan Bicara soal Kasus Dugaan Penistaan Agama

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro