logo


Elektabilitas Turun, Djarot Ingatkan Kemenangan Trump

Calon Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat menyebut hasil survei tidak dapat memastikan sesuai dengan hasil Pilkada DKI nanti.

1 Desember 2016 12:02 WIB

Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta petahana, Djarot Saiful Hidayat, menyebut hasil survei tidak dapat dipastikan sesuai dengan hasil Pilkada DKI Jakarta nanti. Djarot pun tak terlalu mengambil pusing hasil survei yang kini memposisikan pasangan Ahok-Djarot di tempat kedua setelah pasangan Agus-Sylvi.

"Contoh paling mutakhir adalah Presiden Amerika Serikat kemarin, ada enggak yang mengunggulkan Donald Trump? Makanya enggak usah takut," kata Djarot di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Kamis (1/12).

Ia menjelaskan, pada saat Pilkada tahun 2012 lalu, pasangan Jokowi-Ahok juga tidak diunggulkan bakal menang berdasarkan hasil survei. Namun justru pasangan Jokowi-Ahok bisa menang melawan sang petahana kala itu, Fauzi Bowo.


Elektabilitasnya Turun, Cawagub Djarot: Berarti Kita Harus Sering Turun ke Bawah

"Survei turun rapopo. Wong survei aja kok takut. Tahun 2012 ketika Pak Jokowi-Basuki dicalonkan, ada enggak survei yang mengatakan akan menang?" imbuhnya.

Meski begitu Djarot juga mengambil sisi positif atas hasil survei yang dilansir beberapa lembaga. Dirinya akan semakin melecut semangat untuk menarik suara warga DKI Jakarta.

"Terima kasih survei gratis. Semakin melucut kita untuk turun ke bawah (blusukan). Nanti kita buktikan," jelas Djarot.

Mannequin Challenge ala Ahok-Djarot dan Pendukung

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan