logo


Djarot Berharap Dewi Thermis Hadir pada Kasus Ahok

Djarot memiliki keyakinan bahwa aparat penegak hukum bakal berlaku adil dalam memproses kasus yang menjerat Ahok.

1 Desember 2016 11:24 WIB

Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Djarot Saiful Hidayat berkomentar tentang proses hukum yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berjalan cepat. Menurut calon wakil gubernur DKI Jakarta petahana itu, salah satu penyebabnya adalah masuknya muatan politik jelang Pilkada DKI Jakarta.

Djarot memiliki keyakinan bahwa aparat penegak hukum bakal berlaku adil dalam memproses kasus yang menjerat Ahok.

"Kemarin sore setelah blusukan saya dapat kabar Pak Ahok hari ini memenuhi panggilan Mabes Polri untuk menerima penyempurnaan berkas sehingga sudah P21 yang segera disidangkan di PN Jakarta Utara," demikian ucap Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/12).


Jakarta Banjir, Ahok Beri Saran

"Pada situasi seperti ini, kita selalu sampaikan, mari kita ikuti birokrasi Pilkada dengan mengesampingkan isu SARA. Oleh sebab itu, persoalan Pak Ahok bukan persoalan hukum tapi ditarik ke masalah politik dan masalah Pilkada. Maka prosesnya begitu cepat, enggak apa-apa," ucap Djarot melanjutkan.

Mengenai kasus penistaan agama, Djarot percaya bahwa proses hukum yang berlangsung bakal selesai dengan baik. Ibarat peribahasa, semakin tinggi pohon, maka angin yang menerpa akan semakin keras.

"Waktu SD ada peribahasa kan, semakin tinggi pohon, hembusan angin semakin kencang, tapi pohon tidak akan pernah tumbang diterpa angin topan. Kenapa? Karena pohon ditopang oleh akar-akar yang kuat. Akarnya iu adalah rakyat Jakarta," ucapnya penuh semangat.

Ia pun lantas berharap agar sosok Dewi Thermis bisa hadir dalam jalannya proses hukum Ahok. Dewi Yunani itu adalah simbol keadilan yang notabene diakui oleh sistem hukum tanah air.

"Dalam mitologi Yunani ada Dewi Thermis. Dewi ini matanya ditutup, tangan kirinya memegang timbangan, tangan kanan pegang pedang. Ketika menghadapi perkara maka harus adil enggak boleh diskriminatif, enggak boleh ditekan-tekan, harus seimbang," sebut Djarot.

Anies Diserang 'Banjir', PKS Bela: Semua Dijawab dengan Prestasi

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah