logo


Pimpin DKI, Cawagub Djarot: Butuh Ketegasan, Butuh Nyali

"Kalau santun saja, aduh dibohongi"

30 November 2016 20:07 WIB

Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat. Jitunews/Johdan A.A.P


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menurut Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, Ibu Kota membutuhkan pemimpin yang tegas dan bernyali. Ia melihat hal itu ada di dalam diri pasangannya di Pilkada DKI 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Jakarta butuh ketegasan, butuh nyali. Tidak menerima upeti. Pak Jokowi itu badannya kecil, tapi nyali sekuat baja," kata Djarot, Rabu (30/11), di Jl. KH Abdul Wahab RT 01, RW 06, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Djarot pun menyayangkan sikap Ahok yang banyak 'mengunci' mulut. Padahal Ahok, kata Djarot, hanya cukup menjaga perkataanya saja. Sebab menurutnya, Ahok adalah orang yang tak memiliki rasa takut dalam arti positif.


Tak Biasa, Rumah Lembang Hari Ini Dihadiri Duet Ahok-Djarot

"Bukan saya memuji Pak Ahok, kadang-kadang dia urat takutnya sudah putus. Dalam arti positif lho ya. Kalau santun saja, aduh dibohongi," ungkap Djarot).

Apalagi, sambung Djarot, saat ini Jakarta tengah menyiapkan diri sebagai tuan rumah pesta olahraga Asian Games yang akan berlangsung pada 2018. Sosok pemimpin seperti Jokowi dan Ahok dibutuhkan untuk membenahi Jakarta.

"Ingat 2018 Jakarta tuan rumahnya Asian Games. Kalau Jakarta masih amburadul, bisa jadi sorotan media. Kita akan malu. Mari kita semua tidak usah mikir yang separuh-separuh itu, mari kita dukung kinerja Ahok," tegas Djarot.

Hasil Survei Poltracking, Ahok-Djarot Memprihatinkan

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro