logo


Antisipasi Keonaran, Pemerintah Bakal Revisi UU Ormas

Pemerintah belum mengidentifikasi ormas-ormas yang melenceng dari nilai-nilai Pancasila

29 November 2016 20:19 WIB

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Mayjen (purn) Soedarmo
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Mayjen (purn) Soedarmo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemerintah berencana merevisi sejumlah undang-undang terkait Organisasi Kemasyarakatan (ormas). Hal ini dalam rangka mengantisipasi ormas-ormas yang berulah dan membuat keonaran.

"Poin-poin yang akan direvisi masalah ormas yang melaksanakan kegiatan atau selalu membuat situasi onar. Misalnya anarkis serta bertentangan dengan Pancasila," ujar Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Mayjen (purn) Soedarmo, Selasa (29/11), di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

Kendati demikian, dikatakan Soedarmo, pemerintah belum mengidentifikasi ormas-ormas yang melenceng dari nilai-nilai Pancasila.


Proyek E-KTP Rugikan Negara Rp 1,1 Triliun, Gamawan Tak Tahu Menahu

"Artinya kita mengantisipasi apabila mungkin nanti ada ormas-ormas semacam itu nanti udah ada regulasinya untuk mengatasi ormas-ormas yang bersangkutan. Kan kita harus mengantisipasi dulu. Sementara di undang-undang ormas kan enggak ada," jelas Soedarmo.

Soedarmo mengungkapkan, ke depannya akan ada sanksi jika memang ditemukan ormas yang mengarah berbuat keributan. Dan kalau regulasinya menyatakan bahwa ormas bertentangan dengan Panncasila, maka akan ada pelarangan berkegiatan

"Nah antisipasinya harus kita buat kan begitu. Ya semuanya asasnya kemudian kegiatannya," ucap Soedarmo.

Sementara itu, Menko Polhukam, Wiranto, mengatakan bahwa terkait dengan wacana revisi undang-undang ormas itu, pihaknya akan mengusulkannya terlebih dahulu kepada lembaga terkait.

"Ya kita usulkan. Tatkala undang-undang itu ternyata banyak lubang-lubang yang membuat permasalahan, kita sebagai bangsa ya ditambal. Tentunya melalui amandemen," kata Wiranto.

Kemendagri Bakal Lantik Plt Gubernur DKI Jakarta

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro